Assalamu'alaikum wr wb.
Apakabar para sahabat ku semua ???
Salam Jumpa di halaman Blog saya , dan kali ini di minggu ke 3 Saya telah Di ajarkan sampai pada Materi pembelajaran tentang Melakukan STP di dalam SETRATEGI PEMASARAN. Sebelumnya saya juga bingung sih apa yang di maksud STP itu ??
Setelah melihat vidio tentang materi STP yang di sampaikan oleh Bpk Nur Agustinus ternyata ini sangat penting untuk kita pelajari dan kita pahami kemudian kita lakukan sebelum kita masuk dalam setrategi bauran ritel.
Dalam modul ke 3 ini , kita di ajarkan tentang bagaimana melakukan Segmentasi pasar, Tau siapa target pasar kita, dan Mengerti bagaimana position usaha kita. Proses STP ini benar-benar sangat penting dan Krusial dalam menentukan setrategi bauran ritel / marketing mix yang akan kita susun nantinya. Kesalahan pada proses awal atau SEGMENTASI akan memberikan dampak signifikan terhadap keberhasilan penjualan produck.
STP { SEGMENTATION, TARGETING, POSITIONING }.
SEGMENTATION / SEGMENTASI.
Segmentasi adalah: Proses pembagian populasi Masyarakat ke dalam beberapa segmen yang memiliki kesamaan KARAKTERISTIK, seperti Usia, pendidikan, jeniskelamin, dan pendapatan seseorang.
Mengapa kita harus melakukan segmentasi ?? Karena agar kita tau tentang Produc yang kita buat / kita jual tidak seluruhnya bisa di pakai atau di Nikmati semua Orang, selain itu apakah produck kita bisa di sukai semua orang, atau apakah cocok untuk semua orang, .
contohnya:
- AIR MINERAL: Air mineral bisa di minun oleh semua orang, muali dari bayi baru lahir sampai Orang tua. tapi tidak semua orang akan minum air mineral ini, mungkin saja karna harganya mahal dan mungkin karena kondisi keseharannya yang tidak boleh memaksa untuk minum air mineral ini.
- Makanan sachet cepat saji: tidak semua orang akan memakan makanan jenis ini.
- PERMEN LOLIPOP: Permen ini sangat di gemari anak anak, dan mungkin juga di gemari remaja atau bahkan di sukai orang tua. tapi tidak semua anak atau remaja mau memakan nya.
- MAINAN MOBIL-MOBILAN / TEMBAK-TEMBAKAN.: Misalnya mainan ini telah di tulis di anjurkan hanya untuk anak usia 6 tahun keAtas, itu artinya kalau anak usia 6 tahun bawah tidak cocok. Mengapa ???Kemungkinan mobil-mobilan /tembak-tembakan tersebuthanya sebagai koleksi, atau hanya boleh untuk orang dewasa saja.
- JAMU SERBUK / PIL :Misalnya telah di tuliskan khusus Pria, khusus wanita, atau ada juga Tidak di anjurkan untuk wanita hamil .dsb.
Bagaimana cara melakukansegmentasi pasar yang hendak kuta tuju ???
Di dalam masyarakat orang yang hendak kita tuju masih tercampur baur dan sangat heterogen, ada bayi, anak -anak, Remaja, dewassa, dan lansia. maka dari itu kita harus melakukan beberapa Proses dalam melakukan segmentasi pasar ini.
- Melakukan proses Pemilihan, antara bayai, anak anak, remaja , dewasa , dan lansia.
- Melakukan pengelompokan, a) Menggolongkan secara geografis, misalkan berdasarkan area tempat tinggal mereka yaitu: kota, propinsi, kewarganegaraan, iklim, kondisi alam dsb. b). Melakukan Pengelompokan secara DEMOGRAFIS, misalkan dari segi Usia, jenis kelamin, status, pekerjaan, pendapatan, pendidikan, agama,etnis dsb.
- Melakukan Pembagian, a). Pembagian secara Geogrfis, b). Pembagian secara nDemografis, c). Pembagian secara Psikografi, misalnya berdasarkan Karakter , sifat, atau temperamen seseorang( periang, pemarah, sensitif), dan berdasarkan Minat atau Gaya hidup (sederhana, glamour, modern, konvensional dsb). d). Pembagian dari segi Prilaku, misalnya Kebiasaan sehari-harinya seseorang tersebut, Kesetiaan konsumen terhadap sebuah Merk, waktu konsumsi produk, manfaat yang di butuhkan, Tingkat adaptasi terhadap produck baru.
TARGETTING / MENARGET PASAR
Setelah melakukan segmentasi pasar, Tahap selanjutnya adalah melakukan Targeting.
Targeting adalah: Melakukan pengelompokan~ pengelompokan,atau melakukan pemilihan segmen yang akan di jadikan Target penjualan, dan Membidik Pasar mana yang akan kita Raih/ kita Ambil.
Di dalam proses ini Pembisnis memilih satu atau lebih segmen pasar yang menarik untuk di layani.
Apakah kita harus melakukan Target pasar terlebih dahulu atau kita membuat produk terlebih dahulu ???
Jawabnya yaitu: Bisa saja andalakukan salah satunya atau ke dua~duanya.. Tapi jika untuk pemula bisnis, Alangkah lebih baiknya kita bisa menentukan Target pasar kita terlebih dahulu, Agar kita tau Target pasar kita siapa.
Contohnya lain nya:
Permen Lolipop, Setelah kita lakukan Segmentasi pasarnya misalkan; Permen warna Merah khusus untuk Anak anak.
Permen warna kuning khusus untuk Remaja / Dewasa.
Permen warna Hijau khusus Untuk Orang Tua / Lansia.
Maka selanjutnya kita harus tau siapa Target pasar yang sebenarnya untuk Permen Lolopop ini. Misalnya kita Target kan untuk Anak anak karena Permen Lebih di gemari Oleh anak anak ketimbang Remaja dan Orang Tua..
Ada beberapa Tip praktis untuk Memilih segmen pasar potensial yang di layani yaitu:
Selain Tip di atas Pemahaman akan Karakteristik prilaku konsumen juga sangat di perlukan, sehingga Paritel dapat menyusun setrategi yang tepat untuk Melayani Konsumen.
Ada 10 Karakteristik Prilaku Konsumen indonesia ( menurut penelitian FRONTIER)
dari panduan praktis tersebut kita tinggal mempelajari Setiap segmen pasar dari hasil proses Segmentasi.
POSITIONING / POSISI
Positioning artinya: Bagaimana Posisi produk yang Anda jual di benak Konsumen. Position ini juga sangat penting dalan Pemasaran, Karena Pertempuran dalam Marketing Bukan terjadi di Pasar Tetapi terjadi di Benak Pelanggan. Suatu hal yang harus kita pelajarictentang position ini yaitu Kita harus bisa melakukan Survey, Agar kita bisa mengetahui Letak Produck yang kita Tawarkan kepada Pelanggan itu Ada di mana dan Karana apa.
Contoh nya: Air Mineral.
Di supermarket ada banyak sekali Merek merek Air mineral yang di jual, dan pasti kita tau sebagai Coustumer Bahwa ingin Membeli Air ini karena KUALITAS & HARGA.
Didalam berbagai macam Produk yang kita jumpai Kualitas dan Harga menjadi patokan yang utama untuk Menarik Pelanggan, Dan juga Karena Kualitas dan Harga Akan menjadi pertimbangan Pelanggan untuk Membeli atau Tidak nya Produk kita. Ini lah yang di maksut Position penting yang harus kita Pelajari.
Umumnya Orang mengatakan : Saya ingin Produk yang Harganya Murah, Kualitas Bagus, Tapi pada kenyataannya tidak.
Adapula yang mengatakan: Saya ingin harga murah, Masalah Kualitas tidak penting. Jadi Semua itu hanya pada Masalah Persepsi.
Misalnya:
Setelah kita melakukan Segmentasi, Targeting, maka kita harus melakukan Positioning harus benar - benar tepat agar tidak Keliru dalam melakukan analisis Kompetitor / Pesaing yang berada di kuadran yang Sama.
Contohnya: mempunyai Restoran Seafood dan banyak Pesaing-pesaingnya. Jadi saya harus tau Bahwa Restoran ini Termasuk ke dalam kuadran yang Mana. Apakah Kuadran yang Berkualitas Bagus tapi di Anggap Mahal, atau Kuadran yang Berkualitas Bagus dan di anggap dengan Harga Murah.
Jadi Kesimpulannya, Kita tak perlu Menghawatirkan atau terlalu Memikirkan Kompetitor yang ada di luar Kuadran, karena setiap Kuadran Mempunyai Karakteristik pembeli yang berbeda.
Setelah mempelajari tentang STP ini saya Terapkan dalam melkukan nya pada Restoran seafood Impian saya yaitu Seafood Resto WawaY.

Jadi apabila KONSUMEN ingin membeli makanan seafood , akan teringat di benak mereka bahwa bahwa akan mencari makanan tersebut di sebuah Restoran Seafood yang mempunyai citi tertentu.
Demikian lah Tulisan saya mengenai STP Dalam Setrategi pemasaran ini, yang Saya Rangkaum dari Materi minggu ke 3 , yang di jelaskan Oleh Bapak Nur Agustinus selaku Pembimbing dalam Pembelajaran ini.
Saya sangat berSyukur Karna telah bisa masuk dan mengikuti kelas Online ini, Sehingga bisa menambah Ilmu Pengetahuan serta Wawasan saya dalam Menentukan Langkah- langkah yang akan saya Ambil dalam BerBisnis dan Menjadi Enterpreneur.
Terimakasih Saya Haturkan Kepada yang Terhormat Bapak Pembimbing, dan Terimakasih pula kepada Pembaca Yang mau meninggalkan Kritik, serta Masukan nya di kolom Komentar.
Setelah melakukan segmentasi pasar, Tahap selanjutnya adalah melakukan Targeting.
Targeting adalah: Melakukan pengelompokan~ pengelompokan,atau melakukan pemilihan segmen yang akan di jadikan Target penjualan, dan Membidik Pasar mana yang akan kita Raih/ kita Ambil.
Di dalam proses ini Pembisnis memilih satu atau lebih segmen pasar yang menarik untuk di layani.
Apakah kita harus melakukan Target pasar terlebih dahulu atau kita membuat produk terlebih dahulu ???
Jawabnya yaitu: Bisa saja andalakukan salah satunya atau ke dua~duanya.. Tapi jika untuk pemula bisnis, Alangkah lebih baiknya kita bisa menentukan Target pasar kita terlebih dahulu, Agar kita tau Target pasar kita siapa.
Contohnya lain nya:
Permen Lolipop, Setelah kita lakukan Segmentasi pasarnya misalkan; Permen warna Merah khusus untuk Anak anak.
Permen warna kuning khusus untuk Remaja / Dewasa.
Permen warna Hijau khusus Untuk Orang Tua / Lansia.
Maka selanjutnya kita harus tau siapa Target pasar yang sebenarnya untuk Permen Lolopop ini. Misalnya kita Target kan untuk Anak anak karena Permen Lebih di gemari Oleh anak anak ketimbang Remaja dan Orang Tua..
Ada beberapa Tip praktis untuk Memilih segmen pasar potensial yang di layani yaitu:
- Kemampuan Sumber Daya, yang meliputi Sumber daya manusia, Teknologi dsb. Potensial atau tidaknya suatu Segmen pasar dapat di lihat dari kemampuan yang di miliki Oleh Pengusaha dalam melayani kebutuhan dan keinginan segmen pasar tersebut. misalnya: Sebuah toko Furnitur yg memilih melayani segmen pasar Premium( high end customer) maka toko tsb harus menyediakan produck lokal maupun Impor yang berkiualitas tinggi, memberikan Layanan konsumen yang PRima dan Customized, menciptakan desain atau Layout dan suasana toko yang menarik dsb.
- Informasi atau Data Konsumen. contoh: Informasi yang di butuhkan adalah Profil karakteristik konsumen, Prilaku belanja, prefrensi konsumen, daya beli dan sebagainya. Sumber Daya dapat di berupa Data sekunder yang dapat di gali dari Media cetak, visual dan juga dari hasil laporan penelitian kalangan akademis. Dan dapat juga berupa Primer yang bisa di dapat melalui survey aatau wawancara dalam beberapa segmen yang ingin di layani.
- Akses masuk layanan. misalnya : kita ingin membuka toko seluler yg melayani segmen pasar di daerah pedalaman Papua, Meski kondisi pesaingan di sana sangat minim tapi Banyak Aspek masuk layanan yang harus kita pertimbangkan, terutama Kondisi Infrstruktur jalan, Jaringan seluler, Kebudayaan Masyarakat dsb. Apabila Akses layanan terbatas dan tidak mendukung maka sebaiknya Rencana tersebut kita alihkan untuk melayani segmen pasar di pusat Ibukota Propinsi Papua yg menawarkan akses layanan yang lebih Baik.
- Kemampuan Konsumen. misalnya: Ingin membuka cabang usaha toko produk elektronik di kecamatan atau desa, kita harus memastikan bahwa segmen pasar yang ada di daerah tersebuy memiliki daya beli yang memadai, Tingkat pendidikan yang Baik, mempunyai tingkat Adaptasi teknologi yang baik pula, dengan demikian calon konsumen dapat membeli produk Elektronik yang di jual dengan baik.
Selain Tip di atas Pemahaman akan Karakteristik prilaku konsumen juga sangat di perlukan, sehingga Paritel dapat menyusun setrategi yang tepat untuk Melayani Konsumen.
Ada 10 Karakteristik Prilaku Konsumen indonesia ( menurut penelitian FRONTIER)
- Berpikir jangka pendek, Prilaku ini memiliki ciri umum seperti suka membeli sesuatu secara instan, membeli produk untuk solusi jangka pendek, dan membeli produk berdasarkan anggaran yang di miliki.
- Sulit merencanakan sesuatu, Prilaku ini cendrung membeli produk tanpa perencanaan sebelumnya, atau pembelian secara langsung ( tergolong IMPULSIVE BUYER ).
- Suka berkumpul, konsumen indonesia biasanya suka berkunpul dan berbelanja bersama-sama dengan teman atau keluarga.
- Gagap teknologi. Secara umum penduduk indonesia masih banyak yang belum menguasai Teknologi.
- BerOrientasi pada konteks, Prilaki ini memiliki tiga ciri utama yaitu: Memiliki minat baca yang rendah, memilih segala sesuatu yang menghibur dan Ringan, Dan Persepsinya mudah di Ubah, Jadi intinya Konsumen indonesia tidak menyukai Bahasan topik yang berat.
- Menyukai merek Asing.
- Religius, Mayoritas penduduk indonesia adalah Muslim jadi Untuk membeli sebuah produk Makanan bahkan non makanan seperti Perawatan tubuh, kosmetik , fashion dan lain sebagainya Konsumen Indonesia Berorientasi pada Pedoman yang berlandaskan keHALALan.
- Memiliki gengsi yang Tinggi, ciri-cirinya: 1) Adanya kelas-kelas sosial yang di ciptakan masyarakat seperti Arisan, PKK, dll. 2). Suka bersosialisasi dengan orang lain sehingga mendorong dirinya untuk tampil lebih menonjol di banding dengan yang lain. 3) Mempunyai persepsi bahwa Kesuksesan selalu di ukur dengan banyaknya meteri dan kekuasaan yang di miliki.
- Pengaruh Sub Culture yang kuat. Prilaku ini memiliki ciri Bahwa konsumen Indonesia memiliki Rasa kedaerahan yang kuat. misalnya: Orang padang menyukai makanan yang berasa Pedas, Orang Jogja menyukai makanan yang Manis. Jadi karena itu pembelian dalam sebuah Produk juga bisa di pengaruhi oleh unsur kedaerahan .
- Kurang Peduli Lingkungan. Hal ini dapat di lihat dari kebiasaan membuang sampah Sembarangan, Pembakaran sampah serta masih banyak Lingkungan yang kotor dan tidak terawat dengan Baik.
dari panduan praktis tersebut kita tinggal mempelajari Setiap segmen pasar dari hasil proses Segmentasi.
POSITIONING / POSISI
Positioning artinya: Bagaimana Posisi produk yang Anda jual di benak Konsumen. Position ini juga sangat penting dalan Pemasaran, Karena Pertempuran dalam Marketing Bukan terjadi di Pasar Tetapi terjadi di Benak Pelanggan. Suatu hal yang harus kita pelajarictentang position ini yaitu Kita harus bisa melakukan Survey, Agar kita bisa mengetahui Letak Produck yang kita Tawarkan kepada Pelanggan itu Ada di mana dan Karana apa.
Contoh nya: Air Mineral.
Di supermarket ada banyak sekali Merek merek Air mineral yang di jual, dan pasti kita tau sebagai Coustumer Bahwa ingin Membeli Air ini karena KUALITAS & HARGA.
Didalam berbagai macam Produk yang kita jumpai Kualitas dan Harga menjadi patokan yang utama untuk Menarik Pelanggan, Dan juga Karena Kualitas dan Harga Akan menjadi pertimbangan Pelanggan untuk Membeli atau Tidak nya Produk kita. Ini lah yang di maksut Position penting yang harus kita Pelajari.
Umumnya Orang mengatakan : Saya ingin Produk yang Harganya Murah, Kualitas Bagus, Tapi pada kenyataannya tidak.
Adapula yang mengatakan: Saya ingin harga murah, Masalah Kualitas tidak penting. Jadi Semua itu hanya pada Masalah Persepsi.
Misalnya:
- * Ada Produk yang Kualitasnya bagus tapi Harganya mahal, Belum tentu di Beli.
- * Ada Produk yang Kualitasnya Bagus dengan Harga MUrah, sudah Pasti di Beli.
- * Ada Produk yang Kualitasnya Jelek dengan Harga Murah, Tidak mungkin di Beli.
- * Ada Produk yang Kualitasnya Bagus dengan Harga Mahal, Kemungkinan di Beli.
Setelah kita melakukan Segmentasi, Targeting, maka kita harus melakukan Positioning harus benar - benar tepat agar tidak Keliru dalam melakukan analisis Kompetitor / Pesaing yang berada di kuadran yang Sama.
Contohnya: mempunyai Restoran Seafood dan banyak Pesaing-pesaingnya. Jadi saya harus tau Bahwa Restoran ini Termasuk ke dalam kuadran yang Mana. Apakah Kuadran yang Berkualitas Bagus tapi di Anggap Mahal, atau Kuadran yang Berkualitas Bagus dan di anggap dengan Harga Murah.
Jadi Kesimpulannya, Kita tak perlu Menghawatirkan atau terlalu Memikirkan Kompetitor yang ada di luar Kuadran, karena setiap Kuadran Mempunyai Karakteristik pembeli yang berbeda.
Setelah mempelajari tentang STP ini saya Terapkan dalam melkukan nya pada Restoran seafood Impian saya yaitu Seafood Resto WawaY.
SEGMENTASI: Seafood Resto waWaY adalah Bisa di nikmati oleh semua orang yang suka menkonsumsi atau favorit dengan makanan seafood, selain makanan tersebut mempunyai banyak kandungan protein vitamin serta Bergizi tinggi makanan seafood adalah salah satu makanan yang di jamin keHALAL nya.
Maka segmen pasar nya adalah : Untuk semua orang yang berkunjung dan penduduk yang berada di lokasi RESTORAN saya.
1. Kepada masayarakat setempat /sekitar di perkirakan 35% dan nelayan yang biasanya singgah atau mampir di + Nelayan setempat 10%.
Dalam melakukan segmentasi dengan proses pengelompokan:
1. Secara geografisnya yaitu pelanggan yang berada di PROPINSI LAMPUNG .
2. Secara Demografis Makanan seafood ini juga Bisa di Nikmati oleh Orang laki-laki dan perempuan yang berUsia dari 2 th (anak-anak) - 50 th (lansia)', Untuk orang muslim sangat cocok mengkonsumsi makanan seafood ini karna di jamin keHalalannya.
Maka segmen pasar nya adalah : Untuk semua orang yang berkunjung dan penduduk yang berada di lokasi RESTORAN saya.
1. Kepada masayarakat setempat /sekitar di perkirakan 35% dan nelayan yang biasanya singgah atau mampir di + Nelayan setempat 10%.
2. Kepada wisatawan yang berkunjung ke tempat pariwisata Dekat lokasi resto saya 25%
3.)TNI- Angkatan laut yang sedang menjalani pelantikan dan bertugas di dekat lokasi saya 10%.4.) Tukang ojek yang mangkal 10% dan pengendara atau sopir angkot , sopir truk, dan sopir Bus yang bertugas sebagai pengantar dan penjemput bagi anak-anak study tour dan sebagai antar jemput pariwisata asing yang ingin berkunjung ke pantai yang berada dekat dengan lokasi Resto saya 10%.Dalam melakukan segmentasi dengan proses pengelompokan:
1. Secara geografisnya yaitu pelanggan yang berada di PROPINSI LAMPUNG .
2. Secara Demografis Makanan seafood ini juga Bisa di Nikmati oleh Orang laki-laki dan perempuan yang berUsia dari 2 th (anak-anak) - 50 th (lansia)', Untuk orang muslim sangat cocok mengkonsumsi makanan seafood ini karna di jamin keHalalannya.
TARGETING: Pelanggan yang akan saya tuju adalah Orang yang sedang membutuhkan makan dan mampu membeli produk saya. Target saya adalah pelanggan atau Orang dewasa yang berUmuran 20 th - 50th karena biasanya sudah mempunyai penghasilan dan juga sudah tau tentang suatu makanan apakah makanan tersebut enak, nikmat atau tidak dan sebagainya.
Untuk makanan seafood ini kemungkinan Orang yang berumuran 20 th - 50 th juga Lebh sedikit yang mengalami ALERGI, jikalaupun ada Orang - orang berUsia 20 -50 th tersebut bisa mengatasinya.
Untuk makanan seafood ini kemungkinan Orang yang berumuran 20 th - 50 th juga Lebh sedikit yang mengalami ALERGI, jikalaupun ada Orang - orang berUsia 20 -50 th tersebut bisa mengatasinya.
POSITIONING: Produck yang saya jual adalah makanan seafood dengan harga yang Terjangkau untuk Semua kalangan, Karena saya akan memberikan suatu menu - menu pilihan dan harga yang sesuai yang di butuhkan oleh pelanggan yang ingin menikmati makanan di Restoran waWaY, misalkan dari kalangan kelas bawah ingin membeli satu menu yang harganya Untuk kelas Menengah, Maka saya akan berikan separo harga untuk Setengah Porsi .
Agar pelanggan tau dan Kenal tentang Restoran saya, maka:
1. Saya akan Membuat plang/papan Nama untuk restoran saya yaitu:
2. Pegawai Restoran berseragam rapi, memakai seragam Batik berwarna merah dan celana hitam.3. Restoran saya menyajikan dan menjual berbagai macam makanan seafood yang Unik, sesuai selera anda, dari BBQ , pepes, goreng renyah, dan bisa anda olah sesuai dengan yang anda inginkan dan juga bisa anda ambil serta pilih sendiri seafood -seafood kesukaan anda di tempat penampungan yang telah tersedia seperti foto di bawah ini.
* Mendapatkan berbagai macam makanan tambahan free / Gratis untuk pembelian paket hemat , dan menyediakan berbagai macam keistimewaan untuk pelanggan yang telah menjadi member di Restoran saya.
Agar pelanggan tau dan Kenal tentang Restoran saya, maka:
1. Saya akan Membuat plang/papan Nama untuk restoran saya yaitu:
2. Pegawai Restoran berseragam rapi, memakai seragam Batik berwarna merah dan celana hitam.3. Restoran saya menyajikan dan menjual berbagai macam makanan seafood yang Unik, sesuai selera anda, dari BBQ , pepes, goreng renyah, dan bisa anda olah sesuai dengan yang anda inginkan dan juga bisa anda ambil serta pilih sendiri seafood -seafood kesukaan anda di tempat penampungan yang telah tersedia seperti foto di bawah ini.
* Mendapatkan berbagai macam makanan tambahan free / Gratis untuk pembelian paket hemat , dan menyediakan berbagai macam keistimewaan untuk pelanggan yang telah menjadi member di Restoran saya.
* Menyediakan berbagai macam menu yang paling di sukai yaitu Kepiting isi taboh, dan Kepiting isi sambal asam pedas, Gorud kasmaran, Nasgor pelangi, Kumis cumi telur asin dan sambal hijau kemangi.

Jadi apabila KONSUMEN ingin membeli makanan seafood , akan teringat di benak mereka bahwa bahwa akan mencari makanan tersebut di sebuah Restoran Seafood yang mempunyai citi tertentu.
Saya sangat berSyukur Karna telah bisa masuk dan mengikuti kelas Online ini, Sehingga bisa menambah Ilmu Pengetahuan serta Wawasan saya dalam Menentukan Langkah- langkah yang akan saya Ambil dalam BerBisnis dan Menjadi Enterpreneur.
Terimakasih Saya Haturkan Kepada yang Terhormat Bapak Pembimbing, dan Terimakasih pula kepada Pembaca Yang mau meninggalkan Kritik, serta Masukan nya di kolom Komentar.
Sekian dari saya, Salam sukses & salam Enterpreneur. Wassalamu'alaikum wr wb.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar