JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-3
Analisis LOKASI dengan SWOT.
Tak terasa ternyata sudah memasuki minggu ke 3 dalam mengikuti Kuliah di PER BATCH 4 ini, Sangat senang rasanya dari hari berganti Minggu saya bisa mendapatkan tambahan Ilmu tentang Mengelola suatu BISNIS dan semakin bertambah pula tentang pembelajaran serta Tugas yang di berikan oleh Dosen, di antaranya pelajaran tentang Analisis LOKASI dengan SWOT.
Pembelajaran tentang SWOT ini ternyata lebih menantang, karna dalam berbisnis penentuan lokasi sangat penting dan bisa di katakan lokasi salah satu penentu keberhasilan usaha. Menurut Dosen saya pak Nur agustinus, LOKASI memiliki konstribusi atau peranan yang sangat penting bagi pelaku usaha toko Retail, karena usahanya berhubungan langsung dengan pelanggan.
Sebelum mengikuti kelas PER ini saya sangat tidak tau tentang bagaimana mengelola suatu usaha baik itu usaha kecil sampai usaha paling Besar, Pengalaman ku dulu sewaktu masih sekolah SMU ku berjualan buka toko sembako kecil-kecilan, tetapi karna aku belum tau tentang bagaimana mengalola usaha serta mengelola penghasilan yg baik agar bisa tetap berjalan, maka akhirnya usaha toko tersebut gulung tikar, dan sudah berulang kali selalu seperti itu.
Tapi setelah belajar dari Seminar MANDIRI SAHABATKU serta ikut pelajatan dari PAK TEDDY SAPUTRA dan PAK NUR AGUSTINUS ini barulah ku ketahui apa sebab - sebab dari kegagalan usaha ku tersebut, dan Aku akan siap memulai untuk membangun kembali Usahaku tersebut, karna KEGAGALAN bukan berarti TERJATUH tapi mengajak kita untuk BANGKIT.
Sebelum mengikuti kelas PER ini saya sangat tidak tau tentang bagaimana mengelola suatu usaha baik itu usaha kecil sampai usaha paling Besar, Pengalaman ku dulu sewaktu masih sekolah SMU ku berjualan buka toko sembako kecil-kecilan, tetapi karna aku belum tau tentang bagaimana mengalola usaha serta mengelola penghasilan yg baik agar bisa tetap berjalan, maka akhirnya usaha toko tersebut gulung tikar, dan sudah berulang kali selalu seperti itu.
Tapi setelah belajar dari Seminar MANDIRI SAHABATKU serta ikut pelajatan dari PAK TEDDY SAPUTRA dan PAK NUR AGUSTINUS ini barulah ku ketahui apa sebab - sebab dari kegagalan usaha ku tersebut, dan Aku akan siap memulai untuk membangun kembali Usahaku tersebut, karna KEGAGALAN bukan berarti TERJATUH tapi mengajak kita untuk BANGKIT.
JADI... Sebelum melakukan atau memulai suatu bisnis sebaiknya kita melakukan Analisis lokasi dengan SWOT
Apakah yang di maksud SWOT ???
S : Strenght {Kekuatan}
W: Weakness {Kewlemahan}
O: Opportunity {Peluang}
T: Treath {Ancaman}
Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada tahun 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.
Metoda analisa SWOT bisa dianggap sebagai metoda analisa yang paling dasar, yang berguna untuk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yang berbeda. Hasil analisa biasanya adalah arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman. Jika digunakan dengan benar, analisa SWOT akan membantu kita untuk melihat sisi-sisi yg terlupakan atau tidak terlihat selama ini.
Apa Tujuan dari penelitian SWOT
1. Menyusun alternatif setrategi dan menetapkan setrategi produk yg kita jualdengan tepat dalam upaya mempertahan kan dan meningkatkan posisi perusahaan kita.
2. Mengidentifikasi faktor-faktor insternal dan exsternal yang dapat menjadi kekuatan dan kelemahan, serta peluang dan ancaman bagi perusahaan kita.
3. Mengetahui dan menganalisis penerapan bauran pemasaran yang terdiri dari 4P{Product, price, place, promotion } dalam setrategi pemasaran product.
Jenis-Jenis Analisis SWOT
1. Model Kuantitatif
Sebuah asumsi dasar dari model ini adalah kondisi yang berpasangan antara S dan W, serta O dan T. Kondisi berpasangan ini terjadi karena diasumsikan bahwa dalam setiap kekuatan selalu ada kelemahan yang tersembunyi dan dari setiap kesempatan yang terbuka selalu ada ancaman yang harus diwaspadai. Ini berarti setiap satu rumusan Strength (S), harus selalu memiliki satu pasangan Weakness (W) dan setiap satu rumusan Opportunity (O) harus memiliki satu pasangan satu Threath (T).
Kemudian setelah masing-masing komponen dirumuskan dan dipasangkan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses penilaian. Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada masing -masing subkomponen, dimana satu subkomponen dibandingkan dengan subkomponen yang lain dalam komponen yang sama atau mengikuti lajur vertikal. Subkomponen yang lebih menentukan dalam jalannya organisasi, diberikan skor yang lebih besar. Standar penilaian dibuat berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengurangi kadar subyektifitas penilaian.
2. Model Kualitatif
Urut-urutan dalam membuat Analisa SWOT kualitatif, tidak berbeda jauh dengan urut-urutan model kuantitatif, perbedaan besar diantara keduanya adalah pada saat pembuatan subkomponen dari masing-masing komponen. Apabila pada model kuantitatif setiap subkomponen S memiliki pasangan subkomponen W, dan satu subkomponen O memiliki pasangan satu subkomponen T, maka dalam model kualitatif hal ini tidak terjadi.
Sebagai alat analisa, analisa SWOT berfungsi sebagai panduan pembuatan peta. Ketika telah berhasil membuat peta, langkah tidak boleh berhenti karena peta tidak menunjukkan kemana harus pergi, tetapi peta dapat menggambarkan banyak jalan yang dapat ditempuh jika ingin mencapai tujuan tertentu. Peta baru akan berguna jika tujuan telah ditetapkan. Bagaimana menetapkan tujuan adalah bahasan selanjutnya yaitu membangun visi-misi organisasi atau program.
Berikut ini penjelasan Hal-hal lain tentang SWOT
Kekuatan. Antara lain:
# Knowledge atau kepakaran yg dimiliki
# Produk baru atau pelayanan yg unik
# Lokasi tempat perusahaan berada
# Kualitas produk atau proses
Kelemahan Antara lain:
#Kurangnya pengetahuan marketing#Produk yg tidak dapat dibedakan dgn produk kompetitor
#Lokasi perusahaan yg terpencil
#Kualitas produk yg jelek
#Reputasi yg buruk
Peluang: Antara lain:
#Pasar yg berkemban
#Penggabungan 2-3 perusahaan atau aliansi
#Segmen pasar yg baru
#Pasar internasional
#Pasar yg luang karena kompetitor yg tidak sanggup memenuhi permintaan customer
Ancaman:Antara lain:
#Kompetitor baru di area yg sama
#Persaingan harga dgn kompetitor
#Kompetitor mengeluarkan produk baru yg inovatif
#Kompetitor memegang pangsa pasar terbesar.
MISALNYA METODENYA SEPERTI GAMBAR DI BAWAH INI
KESIMPULAN
Berdasarkan dari penelitian dan pembahasan dan dari penjelasan di atas tadi, jadi bisa kita simpulkan bahwa sebelum kita memulai usaha bisnis Retail kita harus tau dan harus bisa serta harus pandai Menganalisis SWOT tentang usaha yg akan kita jalani tersebut dengan sebaik-baiknya. Jadi kita bisa dengan mudah menghitung serta mengamati posisi perusahaan yang sedang kita jalani. Diantaranya:
1. Hasil analisis identifikasi internal dari perusahaan Retail kita, Apakah sudah mencapai Rata- rata ataukah belum,
2. Hasil Analisis identifikasi exsternal dari perusahaan kita, Apakah sudah mampu untuk memanfaatkan peluang yang ada dan menghadapi Ancaman nya,
3. Hasil Analisis Matriks
4. Hasil analisis Matriks SWOT perusahaan kita apakah mampu memperluas pangsa pasar yang lebih besar serta bisa memenuhi setiap pesanan sesuai volume permintaan pelanggan.
Demikian lah tulisan ku di Minggu ke 3 ini, Terimakasih sekali kepada para GURU UCEC. yang selalu membimbing ku dengan Sabar, salam sukses dan salam Enterpreneur
Hongkong, 16 september 2013
by:LINDAYATI





