Minggu, 15 September 2013

ANALISIS LOKASI

JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-3

Analisis LOKASI dengan SWOT. 
      Tak terasa ternyata sudah memasuki minggu ke 3 dalam mengikuti Kuliah di PER BATCH 4 ini, Sangat senang rasanya dari hari berganti Minggu saya bisa mendapatkan tambahan Ilmu tentang Mengelola suatu BISNIS dan semakin bertambah pula tentang pembelajaran serta Tugas yang di berikan oleh Dosen, di antaranya pelajaran tentang Analisis LOKASI dengan SWOT.
      Pembelajaran tentang SWOT ini ternyata lebih menantang, karna dalam berbisnis penentuan lokasi sangat penting dan bisa di katakan lokasi salah satu penentu keberhasilan usaha. Menurut Dosen saya pak Nur agustinus, LOKASI memiliki konstribusi atau peranan yang sangat penting bagi pelaku usaha toko Retail, karena usahanya berhubungan langsung dengan pelanggan.

      Sebelum mengikuti kelas PER ini saya sangat tidak tau tentang bagaimana mengelola suatu usaha baik itu usaha kecil sampai usaha paling Besar, Pengalaman ku dulu sewaktu masih sekolah SMU ku berjualan buka toko sembako kecil-kecilan, tetapi karna aku belum tau tentang bagaimana mengalola usaha serta mengelola penghasilan  yg baik agar bisa tetap berjalan, maka akhirnya usaha toko tersebut gulung tikar, dan sudah berulang kali selalu seperti itu. 
Tapi setelah belajar dari Seminar MANDIRI SAHABATKU serta ikut pelajatan dari PAK TEDDY SAPUTRA dan PAK NUR AGUSTINUS ini barulah ku ketahui apa sebab - sebab dari kegagalan usaha ku tersebut, dan Aku akan siap memulai untuk membangun kembali Usahaku tersebut, karna KEGAGALAN bukan berarti TERJATUH tapi mengajak kita untuk BANGKIT.

    JADI... Sebelum melakukan atau memulai suatu bisnis sebaiknya kita melakukan Analisis lokasi dengan SWOT
Apakah yang di maksud SWOT ???
S : Strenght {Kekuatan}
W: Weakness {Kewlemahan}
O: Opportunity {Peluang}
T: Treath {Ancaman}


Yaitu singkatan bahasa inggris dari "kekuatan"(Strengths), "kelemahan"(Weaknesses), "kesempatan"(Opportunities), dan "ancaman"(Threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.
Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada tahun 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.
Metoda analisa SWOT bisa dianggap sebagai metoda analisa yang paling dasar, yang berguna untuk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yang berbeda. Hasil analisa biasanya adalah arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman. Jika digunakan dengan benar, analisa SWOT akan membantu kita untuk melihat sisi-sisi yg terlupakan atau tidak terlihat selama ini.

Apa Tujuan dari penelitian SWOT
1. Menyusun alternatif setrategi dan menetapkan setrategi produk yg kita jualdengan tepat dalam upaya        mempertahan kan dan meningkatkan posisi perusahaan kita.
2. Mengidentifikasi faktor-faktor insternal dan exsternal yang dapat menjadi kekuatan dan kelemahan,          serta peluang dan ancaman bagi perusahaan kita.
3. Mengetahui dan menganalisis penerapan bauran pemasaran yang terdiri dari 4P{Product, price,              place, promotion } dalam setrategi pemasaran product. 

Jenis-Jenis Analisis SWOT
1. Model Kuantitatif

        Sebuah asumsi dasar dari model ini adalah kondisi yang berpasangan antara S dan W, serta O dan T. Kondisi berpasangan ini terjadi karena diasumsikan bahwa dalam setiap kekuatan selalu ada kelemahan yang tersembunyi dan dari setiap kesempatan yang terbuka selalu ada ancaman yang harus diwaspadai. Ini berarti setiap satu rumusan Strength (S), harus selalu memiliki satu pasangan Weakness (W) dan setiap satu rumusan Opportunity (O) harus memiliki satu pasangan satu Threath (T).

         Kemudian setelah masing-masing komponen dirumuskan dan dipasangkan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses penilaian. Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada masing -masing subkomponen, dimana satu subkomponen dibandingkan dengan subkomponen yang lain dalam komponen yang sama atau mengikuti lajur vertikal. Subkomponen yang lebih menentukan dalam jalannya organisasi, diberikan skor yang lebih besar. Standar penilaian dibuat berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengurangi kadar subyektifitas penilaian.

2. Model Kualitatif

      Urut-urutan dalam membuat Analisa SWOT kualitatif, tidak berbeda jauh dengan urut-urutan model kuantitatif, perbedaan besar diantara keduanya adalah pada saat pembuatan subkomponen dari masing-masing komponen. Apabila pada model kuantitatif setiap subkomponen S memiliki pasangan subkomponen W, dan satu subkomponen O memiliki pasangan satu subkomponen T, maka dalam model kualitatif hal ini tidak terjadi.
      Sebagai alat analisa, analisa SWOT berfungsi sebagai panduan pembuatan peta. Ketika telah berhasil membuat peta, langkah tidak boleh berhenti karena peta tidak menunjukkan kemana harus pergi, tetapi peta dapat menggambarkan banyak jalan yang dapat ditempuh jika ingin mencapai tujuan tertentu. Peta baru akan berguna jika tujuan telah ditetapkan. Bagaimana menetapkan tujuan adalah bahasan selanjutnya yaitu membangun visi-misi organisasi atau program.

                              Berikut ini penjelasan Hal-hal lain tentang SWOT 
 Kekuatan.  Antara lain:
        # Knowledge atau kepakaran yg dimiliki
        # Produk baru atau pelayanan yg unik
        # Lokasi tempat perusahaan berada
        # Kualitas produk atau proses
Kelemahan Antara lain:
          #Kurangnya pengetahuan marketing
           #Produk yg tidak dapat dibedakan dgn produk kompetitor
            #Lokasi perusahaan yg terpencil
            #Kualitas produk yg jelek
            #Reputasi yg buruk
 Peluang: Antara lain:
            #Pasar yg berkemban
             #Penggabungan 2-3 perusahaan atau aliansi

             #Segmen pasar yg baru
             #Pasar internasional
             #Pasar yg luang karena kompetitor yg tidak sanggup memenuhi permintaan customer
 Ancaman:Antara lain:
             #Kompetitor baru di area yg sama 
              #Persaingan harga dgn kompetitor
              #Kompetitor mengeluarkan produk baru yg inovatif
              #Kompetitor memegang pangsa pasar terbesar.


MISALNYA METODENYA SEPERTI GAMBAR DI BAWAH INI


KESIMPULAN

      Berdasarkan dari penelitian dan pembahasan dan dari penjelasan di atas tadi,  jadi bisa kita simpulkan bahwa sebelum kita memulai usaha bisnis Retail kita harus tau dan harus bisa serta harus pandai Menganalisis SWOT tentang usaha yg akan kita jalani tersebut dengan sebaik-baiknya. Jadi kita bisa dengan mudah menghitung serta mengamati posisi perusahaan yang sedang kita jalani. Diantaranya:
1. Hasil analisis identifikasi internal dari perusahaan Retail kita, Apakah sudah mencapai Rata-      rata              ataukah belum, 
2. Hasil Analisis identifikasi exsternal  dari perusahaan kita, Apakah sudah mampu untuk                 memanfaatkan peluang yang ada dan menghadapi Ancaman nya, 
3. Hasil Analisis Matriks
4. Hasil analisis Matriks SWOT perusahaan kita apakah mampu memperluas pangsa pasar yang     lebih besar serta bisa memenuhi setiap pesanan sesuai volume permintaan pelanggan.  

          Demikian lah tulisan ku di Minggu ke 3 ini, Terimakasih sekali kepada para GURU UCEC. yang selalu membimbing ku dengan Sabar, salam sukses dan salam Enterpreneur
Hongkong, 16 september 2013
by:LINDAYATI

Senin, 09 September 2013

Peluang dan Inovasi

Jurnal Minggu ke 2. 

PELUANG DAN INOVASI.
Berpacu dengan waktu dan Dua tugas PENTING ku, serta jabatan ku sebagai seorang BMI dan MAHASISWA. 
MAHASISWA.???...
 Ya, kata tersebut merupakan gabungan dari kata ‘maha’ dan ‘siswa’. Apa sebenernya arti dari maha? Maha memiliki arti sangat; amat; teramat’ besar. Sedangkan siswa sendiri seperti yang telah kita ketahui, sama artinya dengan murid. 
Jadi apakah yg d maksud Mahasiswa???
 Mahasiswa merupakan murid yang paling ‘besar’. Dimaksud paling besar karena mereka sedang menjalani tingkat pendidikan yang paling ‘besar’ atau ‘tinggi’ yaitu jenjang pendidikan perkuliahan. Semakin tinggi jenjang yang mereka dudukki, maka semakin besar pula tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa.  
Di minggu ke 2 ini sempat membuat aku DROP, karna saking padatnya tugas-tugas ku, dari tugas Rutin ku di rumah serta tugas kuliah dari para DOSEN, sehingga membuat ku tidak enak makan dan susah tidur. Tapi walaupun demikian tidak sedikitpun membuatku menyerah dan putus asa, Ku kgatakan pada diri sendiri Aku yakin aku MAMPU, dan aku yakin aku BISA, HARUS BISA,  dan PASTI BISA. 
MEMORY KU SAAT MENGIKUTI KULIAH PER BATCH 4
Tanggal 31 agustus 2013, malam pukul 24:00 waktu beijing, saya mengikuti pembelajaran melalui
SKYPE yang di bimbing oleh Pak Teddy saputra bersama-sama dengan teman-teman PER BATCH 4. Akan tetapi Aku telat 20 menit mengikutinya, karna Bos mengajak ku pergi berkunjung ke rumah kakek dan saudara nya, jam 23:30 setelah selesai mandi dan menyelesaikan tugas rutinku, ku buka HANDPONE ku yang ternyata sudah mulai pembelajaran tentang 12 titik inovasi. Walau ku rasa sangat lelah karna Aktifitas seharian tapi Aku tetap semangat mengikuti pembelajaran sampai selesai. Ku sangat salut dengan Dosen pengajarnya yang mau berjuang melawan LELAH dan KANTUK demi memberi materi pembelajaran kepada kami, Sempat merasa Grogi serta takut juga sih waktu ngetik jawaban yang di tanyakan  karna pak Dosennya agak Galak, xixiixii
Tanggal 1 september 2013, ku sempatkan melangkah ke tempat-tempat toko RETAIL, kemudian ku
foto manakah toko yang Ramai dan mana toko yang Sepi, sebagai penunjang dalam mengerjakan tugas dari PAK NUR AGUSTINUS. 
Jujur ku katakan dari lubuk hatiku yang paling dalam, Aku sangat senang mengikuti pembelajaran di PER BATCH 4 ini.

Pembelajaran yang membuat ku semangat untuk maju, pembelajaran yang akan merubah Hidup ku menjadi orang yang KREATIF dan mempunyai POTENSI KREATIF dan yang akan mengantar ku menjadi seorang ENTERPRENEUR

         Aku juga sangat senang bisa belajar dan berkumpul bersama Teman-teman yang sangat Ramah dan Baik di PER BATCH 4 Ini. Serta di tambah pula denganpara Dosen yang sangat perhatian, pengertian, dan sangat-sangat Sabar dalam membimbing kami.
Terimakasih untuk para Dosen ku, terimakasih Guru ku,terimakasih UCEC,kau telah Ikhlas membagikan ilmu untuk ku, untuk masa Depan ku, Aku tak akan melupakan jasa-jasamu, ku tak kan lupakan Lelah mu yang telah sudi meluangkan waktu mu mendengarkan keluh kesah ku seta menjawab pertanyaan dari murit-murit mu, Ilmu yang kau berikan tak kan habis terkikis oleh waktu. 


 Membaca modul pelajaran PER BATCH 4
Kalau hanya sekedar membaca mungkin semua pasti bisa, tetapi bagaimana tentang pemahamannya???itulah yang paling penting yaitu Membaca sambil di pahami, di hayati, kemudian di terapkan
Di dalam pembelajaran minggu ke 2 ini adalah tentang PELUANG DAN INOVASI
Apa pengertian PELUANG???
Yaitu Momen atau kesempatan yang pasti bisa di dapat seseorang dengan mengandalkan potensi diri dan dengan memanfatkan paradigma waktu. Seperti kata seorang Dosen UCEC saat aku mengikuti seminar Mandiri sahabatku bahwa PELUANG adalah PELanggan datang,  bawa UANG berulang-ulang dan  Kegagalan juga adalah sebuah PELUANG. 
Apa pengertian INOVASI ??? 
Yaitu Merupakan Instrumen khusus Enterpreneur yang secara sukses Mengimplementasikan Ide-ide kreatif. 
Kreatif itu merupakan sifat yang telah ada sejak kita kecil dan berarti sebagai daya cipta yang
memiliki kemampuan untuk menciptakan banyak Ide atau Gagasan yang berbeda dan bersifat (mengandung) daya cipta, atau pekerjaan yang menghendaki kecerdasan dan imajinasi. 
Jadi Inovasi bisa juga di artikan, sebagai prose’s atau hasil pengembangan dari pemanfaatan sifat kreatif, keterampilan dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk, proses atau system yang baru, dan memberikan nilai yang berarti atau signifikan.Modal utama untuk 
menjadi mahasiswa tentunya sifat kreatif itu sendiri. Apalagi dari pengalaman-pengalaman yang sebelumnya sudah pernah dialami, pasti makin mengasah sifat kreastivitas di dalam diri.  Apalagi telah disediakan banyak wadah untuk mengaplikasikan sifat kreatif.
  Sebagai contohnya adalah sejak aku mengikuti kuliah PER BATCH 4 ini. Dari apa yang saya rasakanselama ini, saat pertama kali membaca modul tentang pengantar ke bisnis Retail dan 8 jurus jitu mengelola bisnis Retail membuat aku tertantang untuk Memulai dan mengembangkan Bisnis.
Pada seminar Mandiri sahabatku dan ucec telah memberikan banyak media untuk mengembangkan sifat kreatif dan inovasi setiap muridnya. Disana kita diajarkan untuk mengembangkan potensi diri 
kita dan juga rasa percaya diri kita dengan cara yang kreatif  serta jeli melihat PELUANG yaitu dengan melakukan setrategi seperti PASAR KAGET CERMAT BIAYA.   Dari tugas tersebut kita dibiarkan untuk berfikir kreatif bagaimana kita bisa menginovasikan warung kita agar berbeda dengan yang lainnya, Disinilah salah satu peluang untuk mengembangkan jiwa kreatif serta inovasi seorang. 
 Seperti yang telah kita ketahui, terdapat 5 Ring kreatifitas  yaitu:
1. Existensial yaitu bagaimana menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada
2. Relational/Communicational yaitu bagaimana menyampaikan kreatif existensial, agar kreatifitas tersebut dapat diketahui oleh orang lain
3. Instrumental adalah bagaimana kita dapat menciptakan sebuah kreasi yang jika digunakan orang lain, manfaatnya dapat dirasakan serta membuatnya menjadi kreatif
4. Orientasional merupakan penjadian kreativitas level-level sebelumnya menjadi bermanfaat bagi seluruh masyarakat
5. Inovasinal yang berarti menciptakan kreativitas-kreativitas atau inovasi baru,  
           Prospek yang sangat jelas lainnya dalam mengembangkan jiwa kreatif dan inovatif terdapat dalam setiap mata kuliah yang di berikan oleh dosen UCEC. Contohnya jika kita diberikan tugas untuk presentasi. Pastinya, kita tidak ingin memberikan presentasi yang membosankan sehingga para pendengarnya menjadi suntuk dan mengantuk. Disinilah kita juga harus berfikir kreatif bagaimana kita dapat menarik perhatian audience dengan memberikan presentasi yang kreatif dan tidak seperti biasanya. Misalnya, pada saat presentasi marketing sebuah produk, presentator harus memiliki mascot, atau memberikan kuis-kuis apapun, intinya bagaimana kita harus berfikir kreatif untuk menciptakan presentasi yang menarik dan berbeda.Selain itu, menambah koneksi akan memberikan kesempatan untuk belajar dan menambah ilmu serta bertukar pengalaman. Dengan koneksi yang lancar dan juga besar tentunya menambah kesempatan kita untuk terus berkarya dan berkreasi.
         Dari hal-hal yang telah dijelaskan diatas, tentunya hanya dapat berjalan jika kita memiliki keinginan serta kegigihan untuk melakukannya. Bagaimana memanfaatkan peluang-peluang tersebut kembali lagi ke diri kita masing-masing.  Setelah melihat prospek-prospek untuk menggali kreatifitas dan inovasi sebagai mahasiswa, tentunya ada hamabatan-hambatannya. Menurut saya, hambatan yang pertama adalah sifat tidak percaya diri akan sifat kreatif yang ada di dalam dirinya. Nah kenapa menurut saya ini penghambat paling besar? Karena dengan menganggap diri kita tidak kreatif, tentunya akan timbul sifat-sifat negatif lainnya yaitu menjadi malas, tidak mau mengeksplor dirinya, dan tidak yakin dengan kemampuan diri.Kemudian penghambat berikutnya adalah selalu mencari jawaban yang tepat. Sebagai contoh, jika kita dihadapkan dengan sebuah pertanyaan, pastinya kita akan mencari jawaban yang paling tepat, Memang baik jika mencari jawaban yang paling tepat, tetapi terkadang jika kita terus mencari jawaban yang paling tepat, kita cenderung menyalahkan jawaban-jawaban lain yang mungkin sekilas muncul tetapi menurut kita tidak sesuai. Karena berfikir seperti itu, akan tertanam di pola pikir kita bahwa hanya ada satu jawaban yang tepat. Kemudian hambatan berikutnya adalah jika kita menerapkan logika terlalu awal di proses kreativitas. Kenapa itu bahaya? Soalnya, kalo kita melibatkan logika di tahap awal proses berfikir, hal ini dapat menutup berbagai jalan pikiran. Padahal, jalan pikiran bisa saja menghasilkan berbagai macam gagasan pendobrak jika ditelusuri terlebih dahulu dan juga pemikiran itu tentunya akan berkembang jika kita tidak melibatkan logika di proses awal kreativitas.

        Masih banyak hambatan lain yang tentunya mengganggu berjalannya kreativitas dan inovasi seperti sifat takut gagal, stress yang berlebihan, taat pada aturan, sikap negatif, membuat asumsi, dan juga sifat malas. 
Apa solusinya untuk mengatasi masalah-masalah tersebut??? 
        Yang pertama adalah bagaimana kita harus berani mengambil resiko. Mengambil resiko tidaklah salah. Seperti istilah yang sering kita dengar, high risk high return. Dengan mengambil resiko, kita menjadi ta apa yang akan terjadi jika kita mengambil keputusan yang berbeda. Keputusan tersebut bisa menjadi keputusan yang ternyata adalah terbaik.
          Solusi yang kedua adalah kita harus yakin bahwa kita kreatif. Sifat kreativitas itu tentunya telah ada di dalam diri setiap manusia. Jadi, jika diawali dengan keyakinan dalam diri kita bahwa kita kreatif, maka akan mudah ke depannya untuk kita bersikap kreatif dan melakukan inovasi tertentu.
        Yang terakhir adalah bagaimana kita harus merubah sikap kita. Jangan selalu menyalahkan yang salah. Jangan selalu berfikiran negatif. Karena hal-hal negatif hanya akan memberikan impact yang negatip pula untuk diri kita. 
JADI KALAU INGIN SUKSES HILANGKAN NEGATIF TINKING. 
Demikianlah tulisan ku di minggu ini, terimakasih sekali lagi kepada para GURU  UCEC, Salam sukses selalu dan salam Enterpreneur
by:LINDAYATI

   

Kamis, 05 September 2013