Selasa, 12 Agustus 2014

JR . 4 # MARKETING MIX


  • Assalamu'alaikum wr wb.

Alhamdulillah  Bisa bertemu lagi di Halaman Blog saya yang ke 4. 
Waktu berlalu begitu cepat, dan tak terasa Pembelajaran di kelas UCEO ini telah memasuki Materi Terakhir yaitu Marketing Mix.
    Dari Rangkaian dan penjelasan di Blog saya sebelumnya tentang Setrategi pemasaran yaitu Analisis 3C, Analisis SWOT, Melakukan STP, Dan sekarang saya akan tuliskan tentang Ilmu pengetahuan yg telah Saya dapat dari materi UCEO  yaitu Marketing Mix (Bauran Ritel) .



Marketing Mix di awali dengan 4P, Sekarang bahkan telah berkembang Menjadi 7P.
4P  yang di kemukakan oleh Jarome McCarthy yaitu: ( Price , Promotion, Place, Produck.)
Merumuskan Marketing Mix harus sesuai dengan Targeting dan Positioning karena Agar kita tau kapan kita memilih tempat untuk menjual atau memasarkan produck kita, Berapa harga yang akan kita jual , apa jenis produck nya dan bagaimana Promosinya, Jadi semua itu semua tergantung pada STP yg telah kita lakukan sebelumnya.



PRICE ( HARGA ).
Price ( Harga) Adalah : Salah satu komponen yang sangat penting  di mana pelanggan memutuskan untuk membeli , kita harus melihat apakah pelanggan kita termasuk orang yang peka terhadap harga atau tidak, karena ada Orang yang mengutamakan Harga , ada yang mengutamakan Kualitas dan ada juga yang mengutamakan Pelayanan.

Dalam membeli sebuah produk  biasanya ada Pelanggan yang sangat Suka dg harga yang Terkesan Murah, Seperti $ 49,9 di banding dengan $ 50. Ada juga yang Tidak terlalu perduli dg harga tersebut.

Jadi kita harus Tau Mengapa Coustumer Membeli dengan harga tersebut ??
1. Orang membeli jika Benefit ( manfaat)^yang di peroleh lebih besar dari harga yg di bayarkan.
2. Orang membeli bisa dengan alasan Rasional atau Emosional.
3. Orang mempunyai Prinsip Ekonomis.
4. Orang mempunyai Prinsip Kenikmatan
5. Karena Life Style dari Produk tersebut.




Bagaimana cara melakukan Price ??
yaitu: Menetapkan Harga atau
Melihat kompetisi antara Biaya tetap dan Biaya Variable.

Penetapan harga antara lain:
1. Biaya Produksi.
2. Melihat dan menyesuaikan dengan Harga Kimpetitor.
3. Persepsi pelanggan.


Ada beberapa macam Setrategi dalam penetapan harga.
  1.  Penetration Pricing  Atau bagaimana kita menetapkan harga untuk melakukan penetrasi pasar.
  2. Skimming yaitu: Pasar dengan harga yang tinggi tapi perlahan lahan harga itu di turunkan agar pasar bisa menerima lebih banyak untuk bisa melayani Market yang lebih luas. 
  3. Competition pricing yaitu: Melakukan penetapan harga dengan pesaing , Cendrung mengikuti harga pesaing / lebih sedikit berada di bawahnya. 
  4. Lini Produck yaitu; Sebuah toko yang mempunyai produck bermacam macam kemudian membuat harga yang berbeda pula sesuai dengan karakteristik dari produck produck tersebut. misalnya Produck mempunyai Karakteristik lebih bagus sehingga di jual lebih mahal di banding produck B. atau sebaliknya produk B lebih mahal dari produck A.
  5.  Bundle ( bundling) .yaitu Membuat harga menjadi lebih Ekonomis di mata pelanggan. Misalnya Banyak kita jumpai di toko atau Supermarket dengan harga Rp 4.990; ini lebih terkesan murah di banding Rp 5000; padahal harga hanya beda  10 perak. 
  6. Premium yaitu; Masuk pasar dengan harga yang tinggi. Misalnya Pada produck Multi Lavel Marketing dan peoduck yang memiliki pasar premium ( Pasar kelas tinggi ). 
  7. Optimal Pricing.

PROMOTION / Promosi.
Promosi adalah : Memberikan ingatan kepada pelanggan agar supaya ketika pelanggan membutuhkan produck, maka akan ingat pada merek tersebut. di pasaran mempunyai banyak Barang barang sejenis , maka pelanggan akan memilih Merek yang mereka sukai dan mereka ingat. 
Promosi bukan lah sekedar untuk Memberi Informasi dari Mulut ke mulut, Promosi yang Baik harus Bisa memberikan Kesan di Ingatan Para pelanggan sehingga bisa selalu di Ingat Oleh Pelanggan, Serta Harus mengikuti Kaidah yang di sebut juga sebagai AIDA yaitu : Atensi (Atentation), Interest, Desire, dan Action.  Melakukan Promosi sangat  berkaitan dengan Positioning. 

Kaidah AIDA Merupakan bagian dari Ilmu Psikologi.

  • ATENSI , promosi yang pertama kali di lakukan yaitu membuat Atensi , agar bisa menarik perhatian pelanggan, agar mereka bisa tau, kemudian berhenti, lalu melihat, membaca dan sebagainya. 
  • Interst (Rasa ingin tau ) Kemungkinan mereja akan masuk ke Toko kita dan mencicipi Produck yang kita jual. 


  • Desire ( Hasrat ) Kemungkinan Pelanggan merasa ingin Memiliki, mencoba, menikmati, memakai dan sebagainya. 
  • Action: Suatu Tindakan di mana Orang memutuskan Untuk Membelinya.

PLACE / LOKASI.
Sebuah Lokasi Usaha memang sangat Penting, akan tetapi bukan suatu hal yang Utama, karena Lokasi bukan lah hanya Lokasi sebuah Usaha tetapi juga Lokasi Target Pasar.
Mengapa Harus ada Lokasi ??


  1.  Karena Kita harus Pikirkan bagaimana Produk yang kita tawarkan bisa tersalurkan kepada pelanggan, apakah Lokasi kita pada wilayah tertentu atau pada yang lebih Luas.
  2.  Karena kita juga harus memikirkan Masalah Logistik atau Bagaimana kita harus menyimpan Produck yang hendak kita jual. 
  3. Karena Semakin banyak kita mempunyai Cabang Usaha di berbagai lokasi maka semqkin Banyak Pula Pelanggan yang akan Mengenal atau mengingat tentang Produck kita .

Apabila kita telah mempunyai banyak Cabang usaha maka kita harus memikirkan Bagaimana sebuah produck bisa di Deliver atau di antarkan kepada pelanggan di tempat uang lebih jauh, hal ini tidak boleh kita abaikan karena ini menyangkut biaya Tranportasi.
      Apapun jenis Usaha kita Semua perlu Setrategi Pemasaran Karena bagaimana pun juga  kita harus bisa menyampaikan Produck / jasa kita kepada Pelanggan dengan Baik, Misalnya: sebagai produsen ( pembuat produck )  atau sebagai Distributor /  Retailer (Agent ).


PRODUCK
Kolter dalam buku Manajemen pemasaran mengatakan bahwa Product itu terdiri dari berbagai lapisan atau Lapisan yang sangat penting untuk melakukan Inovasi produck.
yaitu antara lain:



  • CORE PRODUCT ( Core benefit ). yaitu: Nama utama dari sebuah Product. misalnya Sepeda motor, core produk nya adalah Alat transportasi.  
  • BASICK PRODUCT Yaitu Product Dasr. misalkan: Sepeda motor, basic producnya adalah Mempunyai Roda dan rodanya ada 2, mempunyai Kemudi atau Stang. 
  • EXPECTED PRODUCT Yaitu Sesuatu produk yang telah tersedia Sesuai keinginan dan harapan pelanggan. misanya Sepeda motor perlu di sediakan tempat duduk yang Empuk dan untuk Stang tidak terlalu licin . 
  • AUGMENTED Yaitu Penambahan pada Produk / Inovasi.  Penambahan Produk ini harus kita perhatikan lebih jeli lagi , kita harus tau apakah dengan penambahan produk itu menjadi  sebuah keinginan pelanggan untuk selamanya atau hanya bersifat sementara. Contohnya : Sepeda motor di Berikan Baai pada bagian belakang. biasanya ada yg suka ada juga yang tidak karena merasa terganggu. 
Contoh lain : HOTEL BERBINTANG mempunyai 
AUGMENTED ( Tambahan ) antara lain :
* Membukakan pintu masuk dqn keluar untuk Para Tamu.
* Menyuguhkan Minuman ( Welcome drink ) kepada tamu yang datang di Hotel tersebut .
* Menyediakan mainan di dalam kamar mandi.
* Menyediakan beraneka Mainan atau Souvenir yang bisa di bawa pulang  untuk Anak anak. dsb.

           Maka Augmented ini harus benar benar di perhatikan karena parq pesaing pesaing kita akan melakukan Hal yang sama, jadi Apabila kita telah terbiasa  dan menjadi Expected memberikan Augmented seperti di atas tadi, Lalu kemudian Menghilangkan nya maka pera pelanggan akan mempertanyakan nya / Complin.

  • POTENTIAL PRIDUCT. Yaitu Produk yang masih terbilang untuk masa mendatang. misalnya : Televisi ( TV ) Sekarang memiliki LCD, LED, lalu di Masa mendatang Mungkin akan memiliki yang Lain lain lagi.

Beberapa Hal yang harus kita perhatikan dalam Pembahasan PRODUK.
  • *Kita harus ingat masalah Merek ( merk ) . Sebuah Merek yang merekat pada Produk dan perusahaan yang harus kita perhatikan yaitu Brand eguality.
  • *Brand eguality adalah Nilai finansial yang merekat pada produk tersebut.
  • *Hal yang peling penting juga yaitu  dalam Proses promosi yang berkenaan dengan Product yaitu Brand Carakter. misalnya : Pemilik McDonald yaitu Ronald McDonal. Pemilik Poddle pop yaitu Walls. Pemilik KFC yaitu Chaky dan lain lain

KAITAN STP DAN 4P.

4P sangat berkaitan dengan materi sebelumnya yaitu STP. Pada Blog saya sebelumnya juga telah Saya tulis Penjelasan bahwa STP sangat penting dan krusia dalam menentukan Bauran Ritel ( Marketing Mix ) yang akan di susun, karena kesalahan yang terjadi pada proses Awal yaitu STP akan memberikan dampak Signifikan terhadap penjualan produk.
   Pada waktu kita memutuskan mengenai suatu Harga ( Price ), Place, Promosi, dan Product, maka harus kita kaitkan juga dengan STP.
Misalnya : Kesalahan ketika melakukan Promosi (ini harus kita hindari).
Contohnya: Perusahaan yang memproduksi Mobil.
#PRICE mobil tersebut murah karena berasal dari negara tertentu. Kemudian perusahaan memutuskan bahwa segmen pasarnya adalah kelas menengah ke bawah.
#PROMOSI dilakukan di media yang di baca oleh kalangan menengah ke bawah. Padahal pemakainya Belum tentu menengah ke bawah.
       

          Jadi apabila kita membuat produk untuk kelas menengah keAtas, maka kita harus bisa menyajikan produk yang di butuhkan oleh kelas Atas. misalnya: Produk nya berkualitas bagus, kemasan produknya mempunyai Estetika dan desain yang bagus, mempunyai desain yang cocok atau sesuai untuk kelas Atas, serta detail- detailnya juga harus baik.

Contoh produk untuk kelas Atas misalnya COKLAT. 
  Mayoritas Orang suka dengan yang namanya makanan Coklat dari kelas atas , menengah, dan bawah. Jadi apabila Coklat ini di khususkan untuk kelas Atas maka biasanya di kemas dengan lebih Eklusif dan lebih mewah. 
  Begitu pula produk untuk kelas menengah kita harus tau dulu tentang kriteria kelas menengah itu seperti apa.
#PRODUCT, harus mencerminkan dari segi STP yang telah kita lakukan , dan untuk kemasan, dari bentuknya harus di sesuaikan dengan STP.

IMPLEMENTASI MARKETING MIX.

  Di sini kita akan membahas tentang  bagaimana mengimplementasikan  markting mix ke dalam daur hidup produk. 




Daur hidup sebuah Product sama dengan daur hidup Manuasia.
Ada 4 fase pada daur hidup produk dimana agar kita bisa tau kapankah produk kita berada di fase-fase tertentu. 
  1. Fase Perkenalan, yaitu Ketika produk pertama kali di luncurkan dan membutuhkan banyak biaya, baik itu biaya sebelum maupun setelah peluncuran produck dan ketika produk tersebut di perkenalkan sampai Break event point. BREAK EVENT POINT adalah: posisi di mana biaya tetap dan biaya biaya variable sama dengan pendapatan penjualan ( Impas ) atau sudah ada keuntungan. 
  2. Fase pertumbuhan ( growth )  yaitu Ketika pendapatan sudah mempunyai keuntungan dari penjualan dan meningkatnya pertumbuhan pasar yang terjadi sangat luar biasa. misalnya pelanggan awal 100 orang kemudian meningkat menjadi 150 orang dan seterusnya. 
  3. Fase kematangan yaitu Ketika pertumbuhan  mulai datar dan tidak lagi meleset. Misalnya *Penjualannya stabil atau turun namun mempunyai laba tetap banyak. *Reveneu nya bagus namun peningkatan jumlah pasar / pelanggan sedikit atau hampir tidak ada.
  4. Fase kemunduran yaitu Ketika  pelanggan kita makin lama semakin sedikit, atau pelanggan sudah meninggalkan produk yang kita jual dan juga di tandai dengan mulai mengalami kerugian - kerugian ( biaya pengeluaran lebih banyak di banding pemasukan ).
Bagaimana mengimplementasikan marketing Mix ??? 
  1. FASE PERKENALAN  kita fokus kan pada PRICE ( Harga ).
  2. FASE PERTUMBUHAN fokus utama kita pada PROMOSI. Jadi uang yang kita dapat dari laba harus kita fokuskan untuk promosi , sebab orang sudah mulai kenal , sudah mulai tau, sudah mulai menyukai, jadi apabila kita berhenti Promosi maka Orang - orang tersebut akan lupa.
  3. FASE KEMATANGAN fokus utama kita pada PLACE
  4. FASE KEMUNDURAN  fokus utama kita pada PRODUCT. Jadi kita harus melakukan inovasi supaya produk tersebut menjadi baru kembali walaupun  tidak muali dari Awal. contohnya: Produk elektronik ponsel / HP yang di perbaharui dengan berbagai macam feature-feature baru. 
Maka kesimpulannya  ketika pelanggan sudah mulai bosan dengan produk yang kita jual, kita harus merubah produk tersebut agar mempunyai feature-feature baru dan tipe-tipe baru untuk kita suguhkan kepada pelanggan, artinya Produk harus kita ubah atau kita utak atik.

    Demikianlah Tulisan saya pada kesempatan ini, Catatan Artikel ini adalah hasil pembelajaran yang telah saya dapat pada minggu ke 4 yaitu tentang marketing mix ( bauran ritel ) di kelas UCEO / online dengan bimbingan dari Bapak mentor Nur Agustinus. semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.  Saya berharap kepada bapak pembimbing dan seluruh pembaca mau memberikan masukan atau saran apabila dalam penulisan serta kata-kata yang tercantum pada artikel ini kurang berkenan. Saya sangat senang dan bahagia bisa mengikuti pelajaran sampai pada minggu ini, banyak sekali kendala yang harus saya hadapi demi mengikuti kegiatan belajar sembari bekerja seperti ini, tetapi api semangat saya tidak pernah padam demi Ilmu penetahuan serta wawasan yang akan saya peroleh. Seperti kata pepatah dari orang-orang pandai bahwa Belajar memang tidak pernah mengenal tempat dan waktu, belajar bisa di mana saja dan dari siapa saja, Tuntutlah ilmu setinggi langit dan kejarlah ilmu itu walau harus ke negri china. 
    Terimakasih kepada Bapak pembimbing yang telah dengan sabar dan telaten dalam membimbing kami siswa-siswi mu, semoga ilmu yang kau berikan kepada kami bisa membawa kami ke gerbang kesuksesan dan semoga ALLAH SWT akan membalas semua kebaikan dan pengorbanan bapak kepada kami.. Aamiin. 

SEKIAN dari saya Salam Sukses dan Salam Enterpreneur.
TERIMAKASIH.



Jumat, 01 Agustus 2014

JR 3 # STP { Segmentation, Targeting, Positioning }.

Assalamu'alaikum wr wb. 

Apakabar para sahabat ku semua ??? 
Salam Jumpa  di halaman Blog saya , dan kali ini di minggu ke 3 Saya telah Di ajarkan sampai pada  Materi pembelajaran tentang Melakukan STP di dalam SETRATEGI PEMASARAN. Sebelumnya saya juga bingung sih apa yang di maksud STP itu ??

Setelah melihat vidio tentang materi STP yang di sampaikan oleh Bpk Nur Agustinus  ternyata ini sangat penting untuk kita pelajari dan kita pahami kemudian kita lakukan sebelum kita masuk dalam setrategi bauran ritel.
Dalam modul ke 3 ini , kita di ajarkan tentang bagaimana melakukan Segmentasi pasar, Tau siapa target pasar kita,  dan Mengerti bagaimana position usaha kita. Proses STP ini benar-benar sangat penting  dan Krusial dalam menentukan setrategi bauran ritel / marketing mix yang akan kita susun  nantinya. Kesalahan pada proses awal atau SEGMENTASI akan memberikan dampak signifikan terhadap keberhasilan penjualan produck.

STP { SEGMENTATION, TARGETING, POSITIONING }.

SEGMENTATION / SEGMENTASI.
  

Segmentasi adalah: Proses pembagian populasi Masyarakat ke dalam beberapa segmen yang memiliki kesamaan KARAKTERISTIK, seperti Usia, pendidikan, jeniskelamin, dan pendapatan seseorang. 
Mengapa kita harus melakukan segmentasi ?? Karena agar kita tau tentang Produc yang kita buat / kita jual tidak seluruhnya bisa di pakai atau di Nikmati semua Orang, selain itu apakah produck kita bisa di sukai semua orang, atau apakah cocok untuk semua orang, .

contohnya:  
  1.  AIR MINERAL: Air mineral bisa di minun oleh semua orang, muali dari bayi baru lahir sampai Orang tua. tapi tidak semua orang akan minum air mineral ini, mungkin saja karna harganya mahal dan mungkin karena kondisi keseharannya yang tidak boleh memaksa untuk minum air mineral ini. 
  2. Makanan sachet cepat saji:  tidak semua orang akan memakan makanan jenis ini.
  3. PERMEN LOLIPOP: Permen ini sangat di gemari anak anak, dan mungkin juga di gemari remaja atau bahkan di sukai orang tua. tapi tidak semua anak atau remaja mau memakan nya.
  4. MAINAN MOBIL-MOBILAN / TEMBAK-TEMBAKAN.: Misalnya mainan ini telah di tulis di anjurkan hanya untuk anak usia 6 tahun keAtas, itu artinya kalau anak usia 6 tahun  bawah tidak cocok. Mengapa ???Kemungkinan mobil-mobilan /tembak-tembakan tersebuthanya sebagai koleksi, atau hanya boleh untuk orang dewasa saja.
  5. JAMU SERBUK / PIL :Misalnya  telah di tuliskan khusus Pria, khusus wanita, atau ada juga Tidak di anjurkan untuk wanita hamil .dsb.
Bagaimana cara melakukansegmentasi pasar  yang hendak kuta tuju ??? 
 Di dalam masyarakat orang yang hendak kita tuju masih tercampur baur dan sangat heterogen, ada bayi, anak -anak, Remaja, dewassa, dan lansia. maka dari itu kita harus melakukan beberapa Proses  dalam melakukan segmentasi pasar ini.
  1.  Melakukan proses Pemilihan,  antara bayai, anak anak, remaja , dewasa , dan lansia.
  2. Melakukan pengelompokan, a) Menggolongkan secara geografis, misalkan berdasarkan area tempat tinggal mereka yaitu: kota, propinsi, kewarganegaraan, iklim, kondisi alam dsb. b). Melakukan Pengelompokan secara DEMOGRAFIS, misalkan dari segi Usia, jenis kelamin, status, pekerjaan, pendapatan, pendidikan, agama,etnis dsb.
  3. Melakukan Pembagian, a). Pembagian secara Geogrfis, b). Pembagian secara nDemografis, c). Pembagian secara Psikografi, misalnya berdasarkan Karakter , sifat, atau temperamen seseorang( periang, pemarah, sensitif), dan berdasarkan Minat atau Gaya hidup (sederhana, glamour, modern, konvensional dsb). d). Pembagian dari segi Prilaku, misalnya Kebiasaan  sehari-harinya seseorang tersebut, Kesetiaan konsumen terhadap sebuah Merk, waktu konsumsi produk, manfaat yang di butuhkan, Tingkat adaptasi terhadap produck baru.
TARGETTING / MENARGET PASAR



       Setelah melakukan segmentasi pasar, Tahap selanjutnya adalah melakukan Targeting.
Targeting adalah: Melakukan pengelompokan~ pengelompokan,atau melakukan pemilihan segmen yang akan di jadikan Target penjualan, dan Membidik Pasar mana yang akan kita Raih/ kita Ambil. 


      Di dalam proses ini Pembisnis memilih satu atau lebih segmen pasar yang menarik untuk di layani.
Apakah kita harus melakukan Target pasar terlebih dahulu atau kita membuat produk terlebih dahulu ???
Jawabnya yaitu: Bisa saja andalakukan salah satunya atau ke dua~duanya.. Tapi jika untuk pemula bisnis, Alangkah lebih baiknya kita bisa menentukan Target pasar  kita terlebih dahulu, Agar kita tau Target pasar kita siapa.


Contohnya lain nya: 
Permen Lolipop, Setelah kita lakukan Segmentasi pasarnya misalkan; Permen warna Merah khusus untuk Anak anak. 
Permen warna kuning khusus untuk Remaja / Dewasa. 
Permen warna Hijau khusus Untuk Orang Tua / Lansia. 
Maka selanjutnya kita harus tau siapa Target pasar yang sebenarnya untuk Permen Lolopop ini. Misalnya kita Target kan untuk Anak anak karena Permen Lebih di gemari Oleh anak anak ketimbang Remaja dan Orang Tua..

Ada beberapa Tip praktis untuk Memilih segmen pasar potensial yang di layani yaitu: 
  1. Kemampuan Sumber Daya, yang meliputi Sumber daya manusia, Teknologi dsb.  Potensial atau tidaknya suatu Segmen pasar dapat di lihat dari kemampuan yang di miliki Oleh Pengusaha dalam melayani kebutuhan dan keinginan segmen pasar tersebut.  misalnya: Sebuah toko Furnitur yg memilih melayani segmen pasar Premium( high end customer) maka toko tsb harus menyediakan produck lokal maupun Impor yang berkiualitas tinggi, memberikan Layanan konsumen yang PRima dan Customized, menciptakan desain atau Layout dan suasana toko yang menarik dsb.
  2. Informasi atau Data Konsumen. contoh: Informasi yang di butuhkan adalah Profil karakteristik konsumen, Prilaku belanja, prefrensi konsumen, daya beli dan sebagainya. Sumber Daya dapat di berupa Data sekunder yang dapat di gali dari Media cetak, visual dan juga dari hasil laporan penelitian kalangan akademis. Dan dapat juga berupa Primer yang bisa di dapat melalui survey aatau wawancara dalam beberapa segmen yang ingin di layani. 
  3. Akses masuk layanan. misalnya : kita ingin membuka toko seluler yg melayani segmen pasar di daerah pedalaman Papua, Meski kondisi pesaingan di sana sangat minim tapi Banyak Aspek masuk layanan yang harus kita pertimbangkan, terutama Kondisi Infrstruktur jalan, Jaringan seluler, Kebudayaan Masyarakat dsb.  Apabila Akses layanan terbatas dan tidak mendukung maka sebaiknya Rencana tersebut kita alihkan untuk melayani segmen pasar di pusat Ibukota Propinsi Papua yg menawarkan akses layanan yang lebih Baik. 
  4. Kemampuan Konsumen. misalnya: Ingin membuka cabang usaha toko produk elektronik di kecamatan atau desa, kita harus memastikan bahwa segmen pasar yang ada di daerah tersebuy memiliki daya beli yang memadai, Tingkat pendidikan yang Baik, mempunyai tingkat Adaptasi teknologi yang baik pula, dengan demikian calon konsumen dapat membeli produk Elektronik yang di  jual dengan baik.

Selain Tip di atas Pemahaman akan Karakteristik prilaku konsumen juga sangat di perlukan, sehingga Paritel dapat menyusun setrategi yang tepat untuk Melayani Konsumen.


Ada 10 Karakteristik Prilaku Konsumen indonesia ( menurut penelitian FRONTIER)



  1.  Berpikir jangka pendek, Prilaku ini memiliki ciri umum seperti suka membeli sesuatu secara instan, membeli produk untuk solusi jangka pendek, dan membeli produk berdasarkan anggaran yang di miliki. 
  2. Sulit merencanakan sesuatu, Prilaku ini cendrung membeli produk tanpa perencanaan sebelumnya, atau pembelian secara langsung ( tergolong IMPULSIVE BUYER ). 
  3. Suka berkumpul, konsumen indonesia biasanya suka berkunpul dan berbelanja bersama-sama dengan teman atau keluarga. 
  4. Gagap teknologi. Secara umum penduduk indonesia masih banyak yang belum menguasai Teknologi. 
  5. BerOrientasi pada konteks, Prilaki ini memiliki tiga ciri utama yaitu: Memiliki minat baca yang rendah, memilih segala sesuatu yang menghibur dan Ringan, Dan Persepsinya mudah di Ubah, Jadi intinya Konsumen indonesia tidak menyukai Bahasan topik yang berat. 
  6. Menyukai merek Asing. 
  7. Religius, Mayoritas penduduk indonesia adalah Muslim jadi Untuk membeli sebuah produk Makanan bahkan non makanan seperti Perawatan tubuh, kosmetik , fashion dan lain sebagainya Konsumen Indonesia Berorientasi pada Pedoman yang berlandaskan keHALALan. 
  8. Memiliki gengsi yang Tinggi, ciri-cirinya: 1) Adanya kelas-kelas sosial yang di ciptakan masyarakat seperti Arisan, PKK, dll. 2). Suka bersosialisasi dengan orang lain sehingga mendorong dirinya untuk tampil lebih menonjol di banding dengan yang lain. 3) Mempunyai persepsi bahwa Kesuksesan selalu di ukur dengan banyaknya meteri dan kekuasaan yang di miliki. 
  9. Pengaruh Sub Culture yang kuat. Prilaku ini memiliki ciri Bahwa konsumen Indonesia memiliki Rasa kedaerahan yang kuat. misalnya: Orang padang menyukai makanan yang berasa Pedas, Orang Jogja menyukai makanan yang Manis. Jadi karena itu pembelian dalam sebuah Produk juga bisa di pengaruhi oleh unsur kedaerahan . 
  10. Kurang Peduli Lingkungan. Hal ini dapat di lihat dari kebiasaan membuang sampah Sembarangan, Pembakaran sampah serta masih banyak Lingkungan yang kotor dan tidak terawat dengan Baik.

dari panduan praktis tersebut kita tinggal mempelajari Setiap segmen pasar dari hasil proses Segmentasi.

POSITIONING / POSISI

          Positioning artinya: Bagaimana Posisi produk yang Anda jual di benak Konsumen. Position ini juga sangat penting dalan Pemasaran, Karena Pertempuran dalam Marketing Bukan terjadi di Pasar Tetapi terjadi di Benak Pelanggan.  Suatu hal yang harus kita pelajarictentang position ini  yaitu Kita harus bisa melakukan Survey, Agar kita bisa mengetahui Letak Produck yang kita Tawarkan kepada Pelanggan itu Ada di mana dan Karana apa.

Contoh nya: Air Mineral.
Di supermarket ada banyak sekali Merek merek Air mineral yang di jual, dan pasti kita tau sebagai Coustumer Bahwa ingin Membeli Air ini karena KUALITAS & HARGA.
      Didalam berbagai macam Produk yang kita jumpai Kualitas dan Harga menjadi patokan yang utama untuk Menarik Pelanggan, Dan juga Karena Kualitas dan Harga Akan menjadi pertimbangan Pelanggan untuk Membeli atau Tidak nya Produk kita.  Ini lah yang di maksut Position penting yang harus kita Pelajari.
    Umumnya Orang mengatakan : Saya ingin Produk yang Harganya Murah, Kualitas Bagus, Tapi pada kenyataannya tidak.
Adapula yang mengatakan: Saya ingin harga murah, Masalah Kualitas tidak penting. Jadi Semua itu hanya pada Masalah Persepsi.
Misalnya: 

  • * Ada Produk yang Kualitasnya bagus tapi Harganya mahal, Belum tentu di Beli. 
  • * Ada Produk yang Kualitasnya Bagus dengan Harga MUrah, sudah Pasti di Beli. 
  • * Ada Produk yang Kualitasnya Jelek dengan Harga Murah, Tidak mungkin di Beli.
  • * Ada Produk yang Kualitasnya Bagus dengan Harga Mahal, Kemungkinan di Beli.

    Setelah kita melakukan Segmentasi, Targeting, maka kita harus melakukan Positioning harus benar - benar tepat agar tidak Keliru dalam melakukan analisis Kompetitor / Pesaing yang berada di kuadran yang Sama. 
Contohnya:  mempunyai Restoran Seafood dan banyak Pesaing-pesaingnya.  Jadi saya harus tau Bahwa Restoran ini Termasuk ke dalam kuadran yang Mana.  Apakah Kuadran yang Berkualitas Bagus tapi di Anggap Mahal, atau Kuadran yang Berkualitas Bagus dan di anggap dengan Harga Murah. 


Jadi Kesimpulannya, Kita tak perlu Menghawatirkan atau terlalu Memikirkan Kompetitor yang ada di luar Kuadran, karena setiap Kuadran Mempunyai Karakteristik pembeli yang berbeda. 

Setelah mempelajari tentang STP ini saya Terapkan dalam melkukan nya pada Restoran seafood Impian saya yaitu Seafood Resto WawaY. 


SEGMENTASI: Seafood Resto waWaY adalah Bisa di nikmati oleh semua orang yang suka menkonsumsi atau favorit dengan makanan seafood, selain makanan tersebut mempunyai banyak kandungan protein vitamin serta Bergizi tinggi makanan seafood adalah salah satu makanan yang di jamin keHALAL nya.
 Maka segmen pasar nya adalah : Untuk semua orang yang berkunjung dan penduduk yang berada di lokasi RESTORAN saya. 
 1. Kepada masayarakat setempat /sekitar di perkirakan 35% dan nelayan yang biasanya singgah atau mampir di + Nelayan setempat 10%.
 2. Kepada wisatawan yang berkunjung ke tempat pariwisata  Dekat lokasi resto saya 25%
 3.)TNI- Angkatan laut yang sedang menjalani pelantikan   dan bertugas di dekat lokasi saya 10%.4.) Tukang ojek yang mangkal  10% dan pengendara atau sopir angkot , sopir truk, dan sopir Bus yang bertugas sebagai pengantar dan penjemput bagi anak-anak study tour dan sebagai antar jemput pariwisata asing yang ingin berkunjung ke pantai yang berada dekat dengan lokasi Resto saya 10%.

Dalam melakukan segmentasi dengan proses pengelompokan:

1. Secara geografisnya  yaitu pelanggan yang berada di PROPINSI LAMPUNG .
2. Secara Demografis Makanan seafood ini juga Bisa di Nikmati oleh Orang laki-laki dan perempuan yang berUsia dari 2 th (anak-anak) - 50 th (lansia)', Untuk orang muslim sangat cocok mengkonsumsi makanan seafood ini karna di jamin keHalalannya.

TARGETING:  Pelanggan yang akan saya tuju adalah Orang yang sedang membutuhkan makan dan mampu membeli produk saya. Target saya adalah pelanggan atau Orang dewasa yang berUmuran 20 th - 50th karena biasanya sudah mempunyai penghasilan dan juga sudah tau tentang suatu makanan apakah makanan tersebut enak, nikmat atau tidak dan sebagainya. 
Untuk makanan seafood ini kemungkinan Orang yang berumuran 20 th - 50 th juga Lebh sedikit yang mengalami ALERGI, jikalaupun ada Orang - orang berUsia 20 -50 th tersebut bisa mengatasinya. 

POSITIONING: Produck yang saya jual adalah makanan seafood dengan harga yang Terjangkau untuk Semua kalangan, Karena saya akan memberikan suatu menu - menu pilihan dan harga yang sesuai yang di butuhkan oleh pelanggan yang ingin menikmati makanan di Restoran waWaY,  misalkan dari kalangan kelas bawah ingin membeli satu menu yang harganya Untuk kelas Menengah, Maka saya akan berikan separo harga untuk Setengah Porsi .

Agar pelanggan tau dan Kenal tentang Restoran saya, maka: 
1.  Saya akan Membuat plang/papan Nama untuk restoran saya yaitu: 

2. Pegawai Restoran berseragam rapi, memakai seragam Batik berwarna merah dan celana hitam.3. Restoran saya menyajikan dan  menjual berbagai macam makanan seafood  yang Unik, sesuai selera anda, dari BBQ , pepes, goreng renyah, dan bisa anda olah sesuai dengan yang anda inginkan dan juga bisa anda ambil serta pilih sendiri seafood -seafood kesukaan anda di tempat penampungan yang telah tersedia  seperti foto di bawah ini. 

Mendapatkan berbagai macam makanan tambahan free / Gratis untuk pembelian paket hemat , dan menyediakan berbagai macam keistimewaan untuk pelanggan yang telah menjadi member di Restoran saya. 

Menyediakan berbagai macam menu yang paling di sukai  yaitu Kepiting isi taboh, dan Kepiting isi sambal asam pedas, Gorud kasmaran, Nasgor pelangi, Kumis cumi telur asin dan sambal hijau kemangi. 


                                                                                                   








          

       Jadi apabila KONSUMEN ingin membeli makanan seafood , akan teringat di benak mereka bahwa bahwa akan mencari makanan tersebut di sebuah Restoran Seafood yang mempunyai citi tertentu.
         Demikian lah Tulisan  saya mengenai STP Dalam Setrategi pemasaran ini, yang Saya Rangkaum dari Materi minggu ke 3 , yang di jelaskan Oleh Bapak Nur Agustinus selaku Pembimbing dalam Pembelajaran ini.
     Saya sangat berSyukur Karna telah bisa masuk dan mengikuti kelas Online ini, Sehingga bisa menambah Ilmu Pengetahuan serta Wawasan saya dalam Menentukan Langkah- langkah yang akan saya Ambil dalam BerBisnis dan Menjadi Enterpreneur.
  
   Terimakasih Saya Haturkan Kepada yang Terhormat Bapak Pembimbing, dan Terimakasih pula kepada Pembaca  Yang mau meninggalkan Kritik, serta Masukan nya di kolom Komentar.


Sekian dari saya, Salam sukses & salam Enterpreneur.  Wassalamu'alaikum wr wb. 



Selasa, 22 Juli 2014

JR. 2 # Analisis SWOT ( LOKASI & USAHA)

Assalamu'alaikum wr wb.

         Salam Hormat kepada Bapak Mentor dan para Dosen UCEO, Salam persahabatan dan Salam Enterpreneur saya ucapkan kpd Sahabat dan para pembaca yang Budiman.
Memasuki minggu ke 2 pambalajaran selanjutnya tentang setrategi pemasaran ini adalah Mengenai Analisis SWOT..

          Kalau hanya di Baca Sekilas Saja mungkin kita tidak akan Bisa memahami Apakah yang di maksud Analisis SWOT , Apa sih pentingnya Analisis ini, Atau bahkan kita berfikir Buat apa harus Susah susah mengAnalisis Usaha dg SWOT..
      Awalnya saya pun berfikiran seperti itu, Tapi setelah membaca Materi SWOT yang di jelaskan secara Gamblang Oleh Dosen Bapak, Nur Agustinus di kelas Setrategi Pemasaran , serta di kelas Online sebelumnya yaitu kelas PER [Pengantar Enterpreneur Ritel]  Maka Saya simpulkan Bahwa memang benar apa yg para Dosen ajarkan, Bahwa sebelum Memulai Usaha Sebaiknya kita Meng Analisis terlebih dahulu Usaha yang akan kita jalankan itu, Dari Analisis SWOT Ini kita akan Mengerti Betapa pentingnya  Suatu Analisis Terutama Analis pada Lokasi, Karena LOKASI merupakan suatu hal yang sangat penting dan paling utama di dalam bisnis Ritel / Usaha kita.

Apa yang di maksut Analisis SWOT ???
 Analisis SWOT Adalah: Suatu analisa yang kita lakukan untuk merumuskan Setrategi Marketing yang baik, agar kita bisa menjalankan usaha kita secara ENTERPRENEURIAL, serta mampu Bersaing dan Lebih baik lagi.

SWOT ( Strenghts Weaknes Opportunity Threat) .

          Melakukan Analisis SWOT  Harus kita bandingkan dengan para Pesaing yang ada pada segmen yang sama, Misalnya apabila kita ingin menjalankan Usaha, dan produck yang kita jual  adalah untuk kelas tertinggi atau Elite, maka kita harus mengAnalisis Produck - Produck dari Pesaing yang kelas Tinggi pula.  Mengapa ???... Karena pelanggan  Lebih Cenderung mengunjungi atau memilih segmen yang sama untuk Produck yang sejenis.

Ada 2 elemen Atau Konsep Dasar yang harus kita perhatikan dalam  analisis SWOT. 

1.  Stenghts dan Weaknes (Kekuatan  dan Kelemahan).
Artinya: Ini merupakan Analisis tentang bagaimana kita melakukan analisa dari sisi Internal Organisasi / perusahaan.
Bagaimana agar kita bisa tau bahwa suatu usaha yang akan kita jalani nantinya memiliki Kelebihan dan juga tau tentang kekurangan nya.
         Pada dasarnya  Analisis Stenghts dan Weaknes ini berkaitan dengan Company Analisis yang telah saya Rangkum pada Blog saya di minggu lalu, yaitu tentang Value Chain yang mempunyai 2 faktor di dalam perusahaan.
  1.  Faktor / Aktivitas Utama.
  2.  Faktor / Aktifitas Pendukung.

      Dalam melakukan Analisis Strenghts dan Weaknes  ini kita harus Objektif Harus benar" Teliti, jadi Tidak boleh merasa bahwa sumber daya yang di miliki itu Bagus, Dan tidak perlu merasa Pesimis serta Cenderung Subjektif dalam melakukan penilaian..

       Untuk melakukan penilaian tentang STRENGHTS ( Kekuatan ) Suatu usaha, maka kita harus Tau dulu Apa saja sih yang merupakan Suatu Kekuatan Usaha itu ??
diantaranya yaitu:
  1.  Lokasi Usaha yang Baik.  Apakah Lokasi Usaha kita akan lebih baik dari Pesaing.??misalnya: Lokasinya Setrategis, Harus Sedekat dekatnya dengan Target Pasar kita dan dekat dengan Suplier kita juga. Lokasinya ramai karna di alun" , Lokasinya aman karna dekat kantor polisi, atau bisa juga Lokasinya Luas dan mempunyai tempat parkir.
  2.  Pelanggan / Customer Banyak. Apakah lebih banyak dari pesaing ??.
  3. Harga Lebih Kompetetif,  Namun Harus bisa menentukan Marjin yang hendak kita peroleh.
  4.  Produk Lebih Berkualitas / lebih Baik di banding dengan Pesaing.
  5. Pelayanan yang Baik, karena Pelayanan adalah suatu interaksi langsung dengan Sumber daya manusia, Jadi Pelayanan harus lebih baik dari Kompetitor (Pesaing).

Selain Kekuatan Kita jg harus Tau Yang Merupakan Suatu Kelemahan Dari Usaha yang akan kita jalani misalnya :
  1.  Lokasi Usaha nya Buruk, misalnya Lokasi jauh dari AIR , Keamanan kurang karna lokasi jauh dari kantor polisi, dan bisa juga karna Lokasi tempat Usaha kita Bayar Sewanya mahal. dan lain sebagainya. 
  2. Pelanggan nya sedikit di bandingkan dg pesaing.
  3. Harga terlalu mahal , mungkin karna kita tidak bisa melakukan tawar menawar yang baik terhadap Suplier, sehingga kita tidak mendapatkan Untung apabila kita patok harga sama dengan pesaing.
  4. Produck tak berkualitas / mempunyai branding yang tidak jelas.
  5. Pelayanan Kurang Ramah, kurang senyum, atau selalu pasang Wajah Cembetuuut, cunsomer yo bakal Kabur. he he he..
       Jadi kesimpulan dari nya : Mengukur Kekuatan dan Kelemahan harus di bandingkan dengan Pesaing yang sama segmen pasarnya.



2. OPPORTUNITY dan THREATS [ Peluang dan Ancaman].

   Pada materi ini di jelaskan oleh Pak NUR  bahwa Untuk mengetehui / menganalisis O dan T. bisa kita gunakan PASTEL Analysis..Apakah yang di maksud PASTEL Analysis itu ???? Bukan PASTEL yang bisa di makan lo ya ...

PASTEL: Politik,  Environment,  Social,  Technologi,  Economic, dan Legal.

1. Menganalisis OPPORTUNITY [ Peluang ] .
            Peluang adalah: Suatu Perubahan yang ada di lingkungan luar{External} kita, Memudahkan kita dan berdampak positif.

Yang merupakan PELUANG pada lingkungan external yaitu:

  • Dari segi  POLITIK yang sifatnya nasional dan global.
  • Dari Environmen atau lingkungan yang positif juga akan menciptakan suatu peluang bagi kita.   
  • Dari segi SOCIAL, misalkan Gaya hidup menjadi lebih baik. 
  • Dari segi TEKNOLOGI, Jika kita bisa mengikuti perkembangan tecnologi dengan baik maka ini juga dapat merupakan suatu PELUANG.
  • Dari segi EKONOMI, misalkan Inflasi dan perubahan aturan perdagangan Menguntungkan.
  • LEGAL / HUKUM, yaitu Apabila perubahan peraturan dan perusahaan Regulasi menguntungkan dan memudahkan usaha kita. 
2. Menganalisis THREAT [ Ancaman ].
             Ancaman adalah: Suatu perubahan yang ada di lingkungan luar {External} kita , Menyulitkan kita dan berdampak Negatif. Banyak orang yang sering mengartikan bahwa Ancaman sebagai suatu Tantangan..

Yang merupakan ANCAMAN pada lingkingan External yaitu:
  • Dari segi POLITIK yang sifatnya Regional atau sangat kecil.
  • Dari segi Environmen yang buruk  atau lingkungan, suka tawuran, demo dsb.
  • Dari segi SOCIAL, Perubahan gaya hidup yang buruk.
  • Dari segi TEKNOLOGI,  Jika kita tidak bisa mengadopsinya dengan baik.
  • Dari segi EKONOMI,  Misalkan Inflasi dan Perubahan aturan prdagangan sangat merugikan. 
  • LEGAL / HUKUM, Yaitu Apabila perubahan peraturan dan perubahan Regulasi semakin menyulitkan kita untuk usaha. 
      Jadi setelah kita melakukan analisis pada  faktor  Opportunity dan Threat seperti yang saya tuliskan di atas, maka kita akan bisa menimbang apakah pada usaha yang akan kita jalankan nantinya lebih banyak Peluangnya ataukah lebih banyak Ancamannya, atau malah sebaliknya.

Materi terakhir di minggu ke 2 ini membahas tentang Setrategi berdasarkan analysis SWOT.

              Dalam menjalankan suatu Usaha, kita pasti berharap agar usaha kita bisa berjalan lancar dan berkembang dengan baik, maka dari itu marilah kita simak beberapa setrategi  berdasarkan analisis SWOT yang saya rangkum dari Materi pebelajaran yang di jelaskan oleh  Bapak dosen NUR AGUSTINUS berikut ini: 

1.  Setrategi SO {STRENGHTS OPPORTUNITY} 
Yaitu: Setrategi yang menggunakan Kekuatan kita untuk bisa memanfaatkan peluang yang ada.     
Artinya : Bahwa usaha kita mempunyai kekuatan tinggi dan peluang nya juga tinggi. 

2. Setrategi WO  {WEAKNES OPPORTUNITY}  
Yaitu: Setrategi  di mana kita bisa meminimalkan kelemahan-kelemahan yang ada dan memanfaatkan Peluang .     
Artinya: Bahwa usaha kita mempunyai banyak kelemahan di banding kompetitor  tapi kita harus bisa memanfaatkan peluang yang ada. 

3.  Setrategi ST {STRENGHTS THREAT} 
Yaitu: Setrategi yang menggunakan  kekuatan usaha kita untuk menghadapi Ancaman yang ada, jadi kita harus berusaha mengatasi Ancaman, Sehingga membuat produck kita menjadi lebih baik. 
Artinya: Bahwa usaha kita memiliki banyak Ancaman, tetapi di sisi lain  kita mempunyai kekuatan di banding pesaing atau bisa di katakan kita lebih Unggul. 

4.  Setrategi WT {WEAKNES THREAT}.
Yaitu: Setrategi di mana kita bisa meminimalkan kekurangan yang ada, bagaimana kita harus melakukan peningkatan atau menginrove diri kita supaya lebih baik, dan kita harus pandai-pandai untuk menghindari ancaman yang ada. 
Artinya: Bahwa Posisi usaha kita sangat buruk, Usaha kita  banyak kelemahan dan juga banyak Ancamannya. 

      Demikianlah Rangkuman Materi tentang Analisis SWOT yang bisa saya tuliskan di sini, Semoga bisa bermanfat untuk kita semua dan bisa kita  fahami betapa pentingnya suatu Analisis sebelum kita memutuskan untuk bertindak / menjalankan suatu Usaha.
         Setelah mempelajari berbagai macam tentang Analisis dengan SWOT sebuah usaha.  Kemudian saya pun tergerek untuk melakukan Analisis SWOT sesuai dengan Usaha yang ingin saya jalankan setelah saya kembali ke tanah Air Indonesia. Saya menganalysis pada sebuah Restoran Seafood KOREA yang berada di HONG-KONG.
       Setelah saya Analysis restoran tersebut kemudian saya ambil kesimpulan  bahwa Restoran seafood selain mempunyai kekuatan, ada pula kelemahan nya.  Mempunyai peluang
besar tetapi banyak pula ancaman nya.

ANALISIS SWOT untuk LOKASI Dan Restoran SEAFOOD  SAYA sebagai berikut:


1. Saya lakukan analisis LOKASI dengan SWOT di antaranya :


🌼STRENGTH 
yaitu Kekuatan atau Keunggulan bisa di katakan pula sebagai kelebihan yang di miliki oleh Lokasi yaitu:
1. Tempatnya sejuk karena    di sekitar  lokasi terdapat  pepohonan  rindang dan semilir  angin yang sepoi sepoi.

2. Lokasinya unik ini karena  lokasinya masih alami dan belum banyak terjadi Rekayasaan manusia.
 Jadi dari batu karang atau pemandangan serta pepohonan yang berada di lokasi sekitar asli bukan buatan atau pun ukiran dari tangan manusia. Jadi kita lebih bisa menikmati keindahan pantai tersebut. 

3.  Lokasinya dekat dengan jalan  Raya dan sangat setrategis bisa di lihat  dan mudah di cari dan  Juga Ramai , Bisa di tempuh  dengan menggunakan  kendaraan Darat dan laut. 

4. Lokasinya sangat luas dan bisa saya buatkan tempat parkir  agar pelanggan bisa leluasa memarkirkan kendaraan nya. 

² WEAKNES. 
Kelemahan atau kekurangan dari lokasi tersebut: 
1. Karena lokasinya adalah  tempat pariwisata yang  terdapat banyak orang asing  maka lokasinya kurang aman  dan karena jauh  dari  kantor  polisi. 

2. Di lokasi juga terdapat banyak pohon kelapa jadi apabila  ada Angin kencang maka kelapa yg  sudah tua akan berjatuhan. 
Rencana setrategis nya untuk  mengatasi masalah dari Weaknes ini adalah: 
Ø Di buatkan pos jaga untuk keamanan di lokasi tersebut. 
Ø Sebelum  Angin kencang Pohon  kelapa bisa di buatkan          penyangga,   atau di tali  yang    kokoh dan di  ikatkan.              pada tiang  atau  pohon  yang.    kokoh  agar  tidak tumbang.  
Ø Buah kelapa yang sudah tua bisa kita petik terlebih dahulu dan bisa di jadikan SANTAN, bumbu / bahan untuk memasak, sedang kan buah kelapa yang muda  bisa kita buat bahan tambahan sebagai minuman buah . Seperti di bawah ini.

  
² OPPORTUNITY
Peluang dari lokasi tempat yang saya bangun akan di dirikan   tempat untuk pelantikan TNI-AL Serta akan di bangun ASRAMA untuk angkatan laut tersebut,  dan terdapat koprasi yang berada tidak jauh dari lokasi. 
Peluang dari lokasi dan usaha     seafood ini juga adalah karena  mayoritas penduduk yang   bermata pencaharian sebagai  pelaut, dan mereka yan biasanya menjual hasil mereka kepada pemilik rumah makan dan Restoran   yang bersedia menerima hasil        tangkapan mereka, oleh sebab itu pula saya akan bisa menampung hasil dari para nelayan tersebut agar mereka tidak perlu jauh jauh    atau  susah-susah          menjual hasil mereka.                 tersebut.   


² THREAT
Ancaman yang terdapat pada  lokasi tersebut adalah karena   tempat wisata yang banyak  pendatang atau                    wisatawan dari berbagai    kalangan dan dari berbagai  negara asing,  serta lokasi  ini juga jauh dari kantor polisi, maka lokasi ini biasanya banyak terdapat  pereman dan  Rampok yang berkeliaran  dan  menyamar sebagai wisatawan  Asing.  
Untuk mengatasi masalah  THREAT tersebut yaitu:
Bisa kita lihat dari peremannya yang berada di lokasi sekitar,  misalnya dengan cara bekerja  sama dengan Preman- preman tersebut, kita jadikan  preman- preman itu sebagai  petugas keamanan  untuk  lokasi  kita, jadi  apabila  ada  perampokan, pencopetan dan lain sebagainya, yang mengganggu  pelanggan kita, maka Preman-preman tersebut  akan mengerah  kan Geng-geng nya.   

2. Saya lakukan Analisis SWOT pada Restoran Seafood di antaranya: 



² STRENGTH
Kekuatan  atau keunggulan , kelebihan yang di miliki dari restoran seafood ini:
1. Banyak pilihan menu, menu  yang di sediakan asli dari budidaya laut yang kaya akan GIZI, PROTEIN DAN VITAMIN  yang di butuhkan oleh tubuh. Tidak mengandung bahan pengawet,  serta Rendah akan kolesterol. 
2. Banyak di gemari masyarakat  dan wisatawan dari  mancanegara  dan  berbagai kalangan,terutama  bagi orang orang yang anti dan tidak  suka dengan  daging  binatang  yang hidup di  darat,.   DAN saya pribadi yang sangat sukA  dengan makan seafood yang  menjadi makanan favorit saya.

3. Mempunyai ciri khas menu  yang berbeda dari restoran lain, yang bisa di nikmati sesuai  selera pelanggan misalnya bisa di goreng, panggang, di bakar,  di pepes, bahkan bisa pula di  makan mentah.

² WEAKNESS
Kelemahan dari  Restoran seafood :     
1. Harga lebih mahal karena  pencarian dari hasil lautnya di  tentukan / tergantung pada baik buruknya cuaca. 
2. Makanan tidak tahan lama,  makanan yang telah di olah  atau di masak akan lebih cepat basi, karena tidak mengandung bahan pengawet. 
3. Makanan seafood apabila tidak bisa mengolah dengan baik maka akan berbau dan berasa Amis. 
4. Usaha restoran seafood sering terjadi masalah pada kebersihan nya, biasanya bau Amis yang tertinggal di meja dan lantai akan mengundang banyak Lalat dan lain sebagainya.

² OPPORTUNITY.
  Peluangnya banyak tourism yang suka sekali dengan makanan ini, apa lagi di daerah tersebut akan di dirikan tempat pelantikan dan ASRAMA. Mayoritas mereka yang tidak  ada banyak waktu untuk  memasak dan lebih suka dengan makanan yang siap saji. 
             Makanan seafood mempunyai banyak peluang berbagai makanan tersebut selain bisa di makan untuk lalap, bisa di buat sausi, bisa di buat kerupuk untuk cemilan, bisa di olah sesuai selera dan lain sebagainya.


² THREAT
Ancaman untuk restoran seafood, Apabila tidak bisa Menjaga kualitas seafood dan penyimpanan nya maka itu akan sangat mempengaruhi Rasa Asli dari seafood tersebut.                                  Pada umumnya restoran seafood mengalami Ancaman saat  dalam masa krisis Ekonomi, sehingga  banyak pula orang yang akan  menekan pengeluaran mereka  untuk kebutuhan yang lebih  penting, 
jadi dengan saya  menganalisis  dengan  SWOT  ini sebagai cara untuk  menanggulanginya adalah menyesuaikan harga pada kondisi tertentu dan selalu meningkatkan pelayanan yang memuaskan pelanggan dan selalu memenuhi kebutuhan pelanggan secara terus menerus serta selalu berinovasi, baik itu inovasi dalam menu masakan,  inovasi dalam pelayanan atau pun inovasi di dalam segala hal yang akan membuat pelanggan tidak bisa berkata TIDAK. 

DEMIKIANLAH TULISAN SAYA MENGENAI ANALYSIS SWOT. Saya merasa sangat senang sekaligus bangga bisa belajar tentang ENTERPRENEUR di Universitas Ciputra ini, dan memjadi bagian dari Siswi UCEO.
Suatu kebahagiaan tersendiri pula bagi saya bisa berbagi ilmu yang telah saya dapat di UCEO melalui tulisan -tulisan yang saya buat di Blog pribadi ini.

Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Nur Agustinus, dan Kepada Para Dosen Universitas ciputra yang telah membimbing kami dengan sabar dan telaten. Terimakasih pula saya ucapkan kepada pembaca yang budiman, semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Salam SUKSES & Salam ENTERPENEUR

SEKIAN Wassalamu'alaikum wr wb.