Selasa, 24 Desember 2013

JR# 6 (CASH FLOW)

TUGAS MINGGU KE-6 CASH FLOW.

Setelah mempelajari materi minggu ke 6 yang menjelaskan mengenai cash flow, menambah wawasan saya tentang betapa pentingnya mengatur keuangan dan tentang bagaimana pentingnya menata aspek keuangan dalam bisnis ritel. Dan bagai mana cara untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha. 

{sumber dari modul minggu ke 6}
Pengertian Arus kas / cash flow
  Cash flow merupakan aliran kas yang ada di perusahaan dalam  suatu periode tertentu yang menggambarkan berapa uang yang masuk {cash in} dan berapa uang yang ke luar{cash out} ke perusahaan dan jenis-jenis pemasukan dan biaya pengeluaran di perusahaan tersebut. Cash flow akan terlihat pada kas akhir yang di terima perusahaan.
Jadi cash flow adalah: jumlah uang yang masuk dan keluar dalam suatuperusahaan mulai dari infestasi di lakukan sampai dengan berakhirnya investasi tersebut, dan juga cash flow adalah segalanya bagi keberlangsungan serta kemajuan usaha. Untuk itu kita harus tau langkah langkah penyusunan cash flow [arus kas]. 

Ada 4 langkah dalam penyusunan Arus kas / cash flow
1. Menentukan minimum kas. Jadi harus membuat laporan Arus kas. Laporan arus kas adalah: untuk mengetahui berapa uang yang kita miliki di masa tertentu. 
2. Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran. 
3. Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang di butuhkan untuk menutupi defisit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ke 3.
4. Menyusun kembali keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi keuangan dan budget kas yang final.

  Tujuan adanya laporan arus kas adalah: menyediakan informasi yang relefan mengenai penerimaan dan pembayaran kas sebuah perusahaan selama satu periode, yang meliputi: 
a. Aktivitas oprasi {operating activities}
b. Aktivitas investasi {investing activities}
c. Aktivitas pembiayaan {financing activities}

Jenis-jenis cash flow / arus kas. 
Inital cash flow atau kas awal. 
Operational cash flow atau aliran kas opertional. 
Terminal cash flow atau aliran kas akhir. 

* ESAI.....

1. Ya saya pernah mengalami  problem keuangan di masa lalu bik itu saat menjalankan usaha maupun di dalam kehidupan keluarga. Penyebabnya adalah karna tidak bisa memenej keuangan dengan baik, pengeluaran pun lebih besar dari pemasukan, pendapatan dan pengeluaran dari hasil usaha berdagang di campur adukan dengan pendapatan dan pengeluaran pribadi serta yang lain nya jadi tidak bisa di ketahui mana keuntungan dan kerugian nya. Karena belum bisa menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran. Waktu itu pula semasa masih menjalan kan usaha berdagang sembako , keluarga saya sangat tergantung pada satu pemasok barang atau produk dagangan yang kami jadikan langganan. Orang yang berhutang pun terkadang telat membayar bahkan tidak membayar hutang pergi entah kemana . 

Mengapa dulu saya mengalami kesulitan keuangan...??? 
Itu semua karena pengaruh kebutuhan ekonomi yang sangat banyak, karena kerisis moneter dan jarang bahkan tidak adanya lapangan kerja sehingga banyak yang menjadi pengangguran, serta tidak bisa melihat adanya peluang yang ada di sekitar. Dulu di tahu 2000 sewaktu saya lulus SMU , orang tua saya tidak mampu lagi membiayai apabila saya ingin melanjutkan untuk kuliah.karena himpitan ekonomi akhirnya kami merantau untuk mencari tempat yang menyediakan lahan pekerjaan yaitu di kebun Tebu  yang ada di lampung Timur. Kedua ortu saya menjadi buruh di kebun itu sedangkan saya menjaga adik-adik saya di Bedeng. Karena gaji buruh yang kurang mencukupi untuk menopang kehidupan keluarga maka sayaq pun melamar kerja di sebuah pabrik udang yang berada di lampung utara, setelah di terima, Hasil dari gaji saya di simpan sebagian untuk keperluan adik saya sekolah dan sebagian lagi untuk makan. 

Bagaimana saya mengatasinya...??? 
Dulu saya tidak pernah tau tentang yang namanya ENTERPRENEUR tapi saya berusaha mencari uang tambahan dengan menjual sayuran dan menjual hasil singkong yang telah kami tamam, baik itu menjual daun nya, batang, serta singkongnya . Kemudian setelah 1 tahun bekerja perusahaan pabrik udang membutuhkan banyak karyawan, wlaupun telah ada MES yang di sediakan oleh perusahaan , tetapi banyak pula yang mencari tempat untuk KOS atau KONTAKAN. 
Bermodalkan keuletan dan ketelatenan keluarga bisa membuatkan tempat kontrakan 3 kamar yang di bentuk seperti Bedeng, yaitu kami memanfaatkan daun alang-alang sebagai atap, bambu di anyam untuk dindingnya dan mencari kayu di hutan untuk Tiang rumahnya. Dan saya hanya membantu membelikan bantal dan semen untuk lantai saja. Selain itu saya mencoba menekan pengeluaran untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting, seperti membeli mainan untuk adik saya dan membeli jajan atau makan di luar. 
2. Setelah saya mengikuti kelas PER ini dan berdasarkan pelajaran yang saya peroleh mengenai cash flow maka seharusnya saya mengatasinya dengan  cara : pertama: saya akan membuat laporan Arus kas/ cash flow dan laporan Laba rugi secara terperinci sehingga bisa di hitung dan di ketahui berapa besar kecilnya pendapatan dan pengeluaran dalam usaha saya. Serta dapat diprediksi potensi realisasi kas di msa yang akan datang{ tingkat liguiditasnya}. Kedua: saya akan bernegosiasi dengan p[emasok barang agar memberi masa pembayaran yang cuikup panjang dan lebih fleksibel. Serta tidak tergantung pada satu pemasok. Ketiga: Menyediakan dagangan yang bervariasi serta ber inovasi. Keempat:saya akan selalu memantau aliran kas masuk dan aliran kas keluar serta menagih atau memberikan surat tagihan hutang kepada orang yang berhutang ketoko saya apabila sudah jatuh tempo pembayaran. 

Bagaimana untuk mencegah agar tidak terulang lagi...??? 
Agar tidak terulang lagi maka usaha serta pengelolaan uang kas dan pengeluaran{Biaya} atau pun pemasukan dari hasil usaha akan saya atur sendiri, dan tidak saya campur adukan lagi dengan keuangan pribadi. Selalu mengecek inventory dan selalu memastikan barang tidak numpuk, serta melakukan Retur untuk barang yang tidak laku. 
3. Mengapa cash flow sangat penting dalam oprasional usaha bisnis ritel...??? 
1). Karena cash flow merupakan aliran Kas yang menggambarkan berapa uang yang masuk {cash in} dan berapa uang yang keluar {cash out} pada suatu usaha di periode tertentu, kemudian Kegiatan oprasional usaha ritel adalah suatu kegiatan yang akan mengakibatkan terjadinya aliran kas masuk untuk pendapatan dan aliran kas keluar untuk biaya. 
2) Cash flow / arus kas meenyediakan informasi yang relevan mengenai penerimaan  dan pembayaran kas sebuah perusahaan. Selain itu juga oprasional usaha bisnis ritel sangat memerlukan cash flow yang baik agar kita bisa mengendalikan atau mengontrolnya sehingga terhindar dari resiko keuangan yang tidak kita inginkan. 
4. Bagaimana rencana saya nantinya untuk mengatur keuangan dan arus kas usaha khususnya untuk bisnis yang akan saya lakukan...??? Rencana saya yang pertama saya akan menentukan perencanaan cash flow, saya akan mulai dari penerapan, pengelolaan keuangan sampai pada laporan keuangan harus terperinci dengan baik dan memetakan keadaan keuangan atau dana dari hasil usaha saya. 

Sekian esai ini saya buat dan mohon koreksi dan bimbingan Bapak dan Ibu dosen apabila terdapat kesalahan dalam hal ini. Salam enterpreneur.
TERIMAKASIH

Senin, 23 Desember 2013

JR# 5 (Budaya 5R)

PENERAPAN BUDAYA KERJA 5R di BISNIS RITEL

Assalamu'alaikum wr wb.
Alhamdulillahirobbil'alamin tak terasa sudah memasuki minggu ke 5 dalam pembelajaran di PER BATCH 4 ini,  senang sekali rasanya dari minggu ke minggu terus menerus bertambah ilmu yang ku dapat, selain dari materi serta modul yang ada di edmodo  saya juga selalu menyimak penjelasan-penjelasan secara gamblang  dalam diskusi melalui WhatsAPP , FB Groub, Inbox FB dan SKYPE yang di bimbingan  para DOSEN..dari UC (Universitas Ciputra). Kebersamaan keluarga besar PER 4 juga sangat harmonis, saya lihat ini dari  di adakan nya belajar bersama atau KOBDAR setiap minggu,  yang  di isi dengan topik yang berbeda beda. Dari sharing tentang passion sampai sharing tentang pembuatan dan pemasaran produk. 


 

Setelah mempelajari modul minggu ke 5 tentang 5R dan melakukan pengamatan ke
lapangan, serta melihat toko ritel di sekitar Hongkong maka membuat saya lebih faham betapa pentingnya menerapkan 5R  dalam bisnis Ritel. 
(hasil rangkuman modul minggu ke 5 oleh Bpak. NUR Agustinus.)
   Budaya 5R adalah suatu budaya yang di terapkan oleh orang jepang yang memiliki etos kerja yang hebat, untuk meningkatkan produktivetas dengan cara melakukan kegiatan menata tempat kerja. Karena lingkungan kerja yang Nyaman, dan teratur, dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang tinggi di perusahaan..

5 R adalah terjemahan dari 5 S YAITU:
  1. RINGKAS    ><   SEIRI
  2. RAPI            ><    SEITON
  3. RESIK         ><    SEISO
  4. RAWAT       ><     SEIKETSU
  5. RAJIN         ><     SHITSUKE
Mengapa perlu adanya 5R di dalam bisnis ritel..???
  • Untuk menghilangkan "waste" dari proses tidak terkendali. 
  • Untuk mengontrol penempatan dan letak persediaan peralatan dan bahan.
  • Menerapkan sistim kontrol untuk lebih baik. 
  • Untuk perbaikan standarisasi kerja. 
        Salah satu Metode perubahan dan perbaikan yang di lakukan banyak perusahaan adalah harus menerapkan 5R . Setelah mengamati beberapa Toko yang ada di sekitar mall, saya menemukan satu di antara tuko-toko tersebut yang tidak menerapkan 5R. yaitu PARK & SHOP  yang berkompetitor dengan WELCOME dan  toko-toko pusat pembelanjaan yang lain yang menjual berbagai macam produk ritel untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. 
Dan inilah hasil dari pengamatan saya tentang toko yang satu ini yaitu PARK n SHOP.
  
  Setelah saya masuk dan mengamati sendiri toko ini , ternyata masih banyak yang masih belum di lakukan atau di terapkan oleh pemilik toko ini mengenai 5R. mari kita lihat dari 
pengamatan saya tentang 5R berikut ini:

  1. SEIRI  ><   RINGKAS. Toko ini terkesan SEMERAUT karena kondisi Barang-Barang  toko yang tidak tertata rapi, yaitu seperti barang yang terpakai dan yang sudah tidak terpakai atau di gunakan tercampur dan juga berserakan di antara RAK-RAK produk jualan. Contohnya : Kardus dan teroli, yang akan menghalangi pelanggan untuk berlalu lalang . Dan juga produknya seperti roti bungkus, mie instan dan snak tercampur jadi satu sehingga menyulitkan pelanggan. contohnya seperti foto ini.   


  2. SEITON  ><  RAPI.  Kerapihan nya pun kurang dalam toko  inikarena penataan barang atau produk masih ada yang di tempatkan  tidak berdasarkan pada tempatnya dan jenis materialnya, sehingga terkadang sulit untuk mencari material sejenis, Toko ini terkesan tidak rapi dan tidak sedap di pandang mata karena setelah saya amati, hal ini di karenakan a) Pelanggan yang mengambil suatu produk kemudian mereka tidak jadi atau berubah fikiran untuk membelinya, kemudian menaruh kembali produk tersebut tetapi tidak di tempat semula . b) Barang atau Produk yang di tempatkan di depan Rak-rak belanjaan juga sangat mengganggu pelanggan untuk memilih -milih produk yang mereka butuhkan.  seperti foto ini. 
              
  3. SEISO  ><  RESIK   Yang berarti kebersihan dalam toko ini, setelah saya amati walaupun tidak terdapat sarang laba-laba dan coretan-coretan di dinding, pintu, dan rak-rak product tapi kebersihan nya bisa di kategorikan kurang bersih, contohnya  keranjang belanja dan troli dan tempat untuk menimbang sayur juga sangat kotor seperti foto ini
     
  4. SEIKETSU ><   RAWAT                                                                                       Setelah saya amati tentang perawatan toko ini juga sangat kurang, yaitu tentang perawatan produknya contohnya seperti Sayuran dan buah-buahan, terkadang sayuran yang tadinya segar karena tidak di tata rapi dan terkesan bertumpuk-tumpuk sehingga menyebabkan sayuran dan buah-buahan banyak yang Rusak dan tidak layak untuk di jual. Contohnya seperti foto ini.  
     
  5. SHITSUKE   ><  RAJIN   Untuk penelitian Rajin ini Saya simpulkan bahwa di toko ini para pekerjanya tidak rajin, karena seperti yang sudah saya tuliskan di atas setelah penelitian yait: Masih terdapat sampah yang berserakan, Tempat yang kotor tidak segera di bersihkan, Kardus-kardus dan teroli yang sudah tidak terpakai tidak segera di buang atau di tata dengan rapi, seperti foto ini,  
     

    Dijelaskan di modul minggu ke 5 tentang 5R bahwa SHITSUKE ><RAJIN ini lebih mengarah kepada membangun kesadaran masing-masing individu untuk secara konsisten menjalankan 4R sebelumnya, dan masing-masing individu tersebut dapat berdisiplin dalam menjalankan prinsip bekerja meski tidak di Awasi oleh Atasan nya. 
  1. Contohnya: 
    ü Membuang sampah pada tempatnya, jadi di setiap sudut toko bisa di berikan kotak sampah. 
    ü Segera memungut sampah yang berserakan di dalam toko. 
    ü Tidak meludah sembarangan, karena ludah bisa menimbulkan banyak kuman dan virus penyakit. 
    ü Mempunyai INISIATIF yaitu merapikan barang tanpa harus ada perintah dari atasan. 
    ü Melaksanakan piket kebersihan tanpa di komando.

    Sekian lah tulisan dari hasi pengamatan saya tentang 5R di 2 toko ritel ini. SEMOGA BERMANFAAT.. TERIMAKASIH.



   

Jumat, 20 Desember 2013

RESEP KUE LEZAT.

:: PUDING JAGUNG YELOW PINK ::

Bahan 1 :

- 2 bks agar2 swalow globe
- 6 buah jagung manis
- 1 gelas kecil gula pasir
- 1 sdt garam halus
- 2 sdm susu bubuk dancow larutkan dg sedikit air/ susu bubuk boleh diganti susu kental manis , takarannya sesuaikan selera.
- 600cc / 3 gelas santan encer
- 500 cc / 2 1/2 gls air
- 2 lembar daun pandan cuci bersih.

Bahan 2 :

- 1 bks agar2 ,
- 600 cc / 3 gelas air
- 3 tetes pewarna pink merk pinguin, esens es doger
-- 4 sdm gula pasir
- 1 sdm susu bubuk (larutkan dh 3sdm air, supaya tdk menggumpal )

Cara membuat bahan 1 :

Jagung manis dipisahkan/buang dari bonggolnya , blender dg menggunakan 500cc air, blender2 nya boleh separuh2 jgn sekaligus. Setelah diblender disaring pakai saringan santan kelapa, buang ampasnya. ( Catatan ** setelah dibelender dan disaring menghasilkan 1000 cc air perasan jagung ). Sisihkan.

Selanjutnya masak agar2 . Campurkan santan,agar2,gula, garam, perasan air jagung, daun pandan, masak dg api kecil sambil terus diaduk supaya santan tdk pecah. Setelah mendidih matikan kompor.

Cara memasak bahan 2 :

Campurkan semua bahan 2, kecuali susu, masak hingga mendidih. Susu dimasukkan terakhir, setelah air mendidih.

Siapkan loyang, atau nampan pelastik, diamkan sebentar hingga uap panasnya hilang. Gunakan gelas kecil tuangkan setengah gelas agar2, dimulai dg adonan wrn kuning , tdk perlu menunggu beku krn adonan puding jagung ini sgt kental, langsung saja tuangkan sedikit adonan wrn pink, bentuk corak sesuka hati (tdh perlu berbentuk spt puding lapis, biarkan corak kuning dan pink nya tdk beraturan) , tambankan lg adonan kuning, kemudian pink..lakukan terus hingga adonan habis. Biarkan hingga beku, lalu dinginkan dikulkas. Selesai deh